Cara paling mudah adalah menjaga asupan cairan sepanjang hari. Jangan cuma minum saat sudah merasa sangat haus. Biasakan membawa air minum dan minumlah secara berkala.
Warna urine juga dapat menjadi salah satu petunjuk mengenai status hidrasi. Urine yang berwarna kuning pucat umumnya menunjukkan hidrasi yang cukup, meskipun warna urine juga dapat dipengaruhi oleh makanan, obat-obatan, dan suplemen tertentu.
Ketika tiba-tiba ingin ngemil, terutama tanpa rasa lapar yang jelas, cobalah minum air terlebih dahulu. Jika setelah itu tubuh tetap merasa lapar, kemungkinan besar kamu memang membutuhkan makanan.
Kuncinya adalah belajar mengenali sinyal tubuh. Dengan membedakan rasa lapar dan haus, kamu bisa menghindari kebiasaan ngemil yang tidak perlu sekaligus membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Jadi, lain kali saat tiba-tiba merasa lapar, jangan buru-buru makan. Bisa jadi tubuhmu sebenarnya cuma butuh minum.
Referensi
Biology Insights. Diakses pada Juli 2026. "Can Dehydration Make You Hungry?"
Carolyn Allen Health. Diakses pada Juli 2026. "Are You Really Hungry? Understanding the Signs of Hunger and Thirst."
Dr. Muffi. Diakses pada Juli 2026. "Thirst vs Hunger: 7 Signs You’re Actually Dehydrated."
HydrateFrens. Diakses pada Juli 2026. "Why You Feel Hungry When You’re Actually Just Thirsty."
UR.Life. Diakses pada Juli 2026. "How Dehydration Quietly Hijacks Your Appetite."
Wellnd. Diakses pada Juli 2026. "Can Dehydration Be Mistaken for Hunger? The Truth Revealed."