Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Orang yang Bisa Berenang Tetap Bisa Tenggelam?
ilustrasi kapal ferry (unsplash.com/Aditya Nugraha)
  • Kemampuan berenang mengurangi risiko, tetapi tidak menjamin keselamatan dalam segala kondisi.

  • Gelombang, arus, keterbatasan tenaga, dan pakaian dapat menyulitkan seseorang bertahan di air.

  • Keterampilan keselamatan air dan jaket pelampung tetap penting, termasuk bagi perenang mahir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perjalanan laut penumpang KMP Virgo Transport 8 berubah menjadi situasi darurat ketika kapal mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada 13 September 2026. Kementerian Perhubungan menyatakan pencarian dan evakuasi penumpang menjadi prioritas.

Peristiwa ini mengangkat pertanyaan tentang keselamatan di air, apakah mungkin seseorang yang bisa berenang tetap berisiko tenggelam?

Kemampuan berenang memang membantu, tetapi tidak membuat seseorang kebal terhadap tenggelam. Kondisi perairan, kemampuan fisik, dan akses terhadap alat keselamatan ikut menentukan apakah seseorang dapat bertahan.

Laut menghadirkan tantangan yang berbeda

Di kolam renang, kamu biasanya dapat melihat tujuan dan berhenti di tepi saat lelah. Di perairan terbuka, arus, gelombang, serta jarak pandang terbatas bisa membuat perjalanan menuju tempat aman jauh lebih sulit.

Laut, danau, dan sungai memiliki bahaya yang tidak selalu terlihat. Kemampuan menyelesaikan beberapa putaran di kolam renang tidak otomatis menunjukkan kemampuan bertahan dalam kecelakaan di laut. Kamu mungkin mampu berenang, tetapi kesulitan mempertahankan posisi untuk bernapas atau mencapai tempat keluar dari air.

Kemampuan mengapung, mengubah posisi tubuh, mengambil napas, dan keluar dari air merupakan bagian dari keterampilan keselamatan air. Menggerakkan tangan dan kaki untuk maju hanyalah salah satunya.

Pakaian dan tuntutan fisik dapat memengaruhi

ilustrasi berenang di pantai (pexels.com/Min An)

Saat kecelakaan, orang bisa masuk ke air dengan pakaian sehari-hari. Bedanya halnya dengan berenang dengan mengenakan pakaian renang dalam lingkungan yang terkontrol.

Studi kecil dalam International Journal of Aquatic Research and Education menguji 12 mahasiswa pendidikan jasmani yang memiliki kemampuan berenang. Mereka menjalani tes dengan pakaian renang, kemudian mengulanginya dengan pakaian ringan. Saat berpakaian, jarak yang ditempuh dalam tes renang 5 menit berkurang sekitar 28 persen. Namun, kemampuan mengapung tidak menunjukkan penurunan yang bermakna.

Temuan ini menunjukkan bahwa pakaian dapat menyulitkan gerakan berenang, bukan bukti pakaian akan menarik tubuh ke dasar.

Kondisi tubuh juga menentukan

Kebugaran dan kondisi medis turut memengaruhi keselamatan di air.

Kejang, misalnya, dapat menghilangkan kemampuan seseorang menjaga jalan napas meskipun sebelumnya mampu berenang.

Alkohol dan obat tertentu juga dapat mengganggu koordinasi, keseimbangan, atau penilaian situasi.

Jaket pelampung tetap diperlukan

ilustrasi jaket pelampung (unsplash.com/Zack Zaidi)

Jaket pelampung mengurangi risiko tenggelam saat berperahu pada semua tingkat kemampuan berenang. Penggunaannya tidak memandang tingkat kemahiran berenang. Gunakan ukuran jaket yang sesuai dengan tubuh dan aktivitas.

Belajar berenang tetap penting. Lengkapi dengan latihan mengapung, mengenali bahaya perairan, mengetahui cara meminta bantuan, dan menggunakan alat keselamatan.

Jika melihat orang kesulitan di air, panggil bantuan dan gunakan cara menolong dari tempat aman, seperti menjulurkan alat atau melempar benda apung, agar tidak menambah korban.

Referensi

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, “Dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Menhub Dudy Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8,” diakses September 2026.

Centers for Disease Control and Prevention, “Preventing Drowning,” diakses September 2026.

American Red Cross, “Water Safety,” diakses 14 September 2026, diakses September 2026.

Kevin Moran, “Can You Swim in Clothes? An Exploratory Investigation of the Effect of Clothing on Water Competency,” International Journal of Aquatic Research and Education 8, no. 4 (2014): 338–50, https://doi.org/10.1123/ijare.2014-0060.

Curated For You

Editorial Team

Related Article