Banyak jemaah haji berasal dari kelompok usia yang lebih tua. Sebagian juga memiliki hipertensi, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan paru.
Kondisi ini membuat tubuh lebih sulit beradaptasi dengan panas, keramaian, dan kurang tidur. Karena itu, penyakit ringan yang mungkin tidak terlalu mengganggu saat umrah bisa terasa lebih berat saat haji.
Dalam forum online, tak sedikit jemaah melaporkan batuk, pilek, kelelahan, dan sakit tenggorokan sangat sering dialami setelah beberapa hari berada di tengah kerumunan haji atau umrah. Namun, banyak yang merasa gejalanya lebih berat saat haji karena kondisi fisik lebih terkuras dan paparan kerumunan lebih intens.
Haji memang bukan cuma perjalanan spiritual, tetapi juga tantangan fisik yang besar. Dibanding umrah, risiko penyakit saat haji lebih tinggi karena jumlah jemaah lebih banyak, aktivitas lebih berat, dan paparan panas serta infeksi lebih besar.
Karena itu, persiapan kesehatan sebelum berangkat sangat penting. Vaksinasi, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan tangan, memakai masker di area padat, serta minum cukup air dapat membantu menurunkan risiko sakit selama menjalani ibadah haji.
Referensi
Samir Benkouiten et al., “Clinical Respiratory Infections and Pneumonia During the Hajj Pilgrimage: A Systematic Review,” Travel Medicine and Infectious Disease 28 (December 4, 2018): 15–26, https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2018.12.002.
Phillipe Gautret et al., “Hajj-associated Viral Respiratory Infections: A Systematic Review,” Travel Medicine and Infectious Disease 14, no. 2 (December 31, 2015): 92–109, https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2015.12.008.
AbdulazizH Alzeer, “Respiratory Tract Infection During Hajj,” Annals of Thoracic Medicine 4, no. 2 (January 1, 2009): 50, https://doi.org/10.4103/1817-1737.49412.
Darin Mansor Mathkor et al., “Respiratory and Gastrointestinal Infections Among Hajj Pilgrims During the 2012–2025 Seasons: A Systematic Review,” Journal of Infection and Public Health 18, no. 11 (September 3, 2025): 102951, https://doi.org/10.1016/j.jiph.2025.102951.
Z.A. Memish et al., “Mass Gathering and Globalization of Respiratory Pathogens During the 2013 Hajj,” Clinical Microbiology and Infection 21, no. 6 (February 18, 2015): 571.e1-571.e8, https://doi.org/10.1016/j.cmi.2015.02.008.
Parvaiz A. Koul et al., “Respiratory Viruses in Returning Hajj &Amp; Umrah Pilgrims With Acute Respiratory Illness in 2014-2015,” The Indian Journal of Medical Research 148, no. 3 (September 1, 2018): 329–33, https://doi.org/10.4103/ijmr.ijmr_890_17.