- Sesak napas
- Nyeri dada
- Pingsan
- Demam tinggi
- Diare berat
- Muntah terus-menerus
- Kaki bengkak hanya di satu sisi
- Buang air kecil sangat sedikit
- Jantung berdebar terus-menerus
- Lemas berat sampai sulit berjalan
Perubahan Tubuh yang Sering Terjadi saat Haji, Sering Bikin Kaget

- Tubuh jemaah haji mengalami banyak perubahan karena aktivitas fisik tinggi, cuaca panas, dan pola makan serta tidur yang berubah drastis selama ibadah di Tanah Suci.
- Perubahan umum meliputi penurunan berat badan, kaki bengkak, kulit kering atau gelap, tenggorokan kering, detak jantung cepat, hingga gangguan tidur akibat kelelahan dan dehidrasi.
- Kebanyakan perubahan bersifat normal dan bisa pulih dengan istirahat serta hidrasi cukup, namun gejala berat seperti sesak napas atau nyeri dada perlu segera diperiksa medis.
Selama beribadah haji, tubuh bekerja dalam kondisi yang sangat berbeda dibanding rutinitas sehari-hari. Berjalan jauh, berdiri lama, tidur lebih sedikit, makan tidak teratur, dan terpapar cuaca panas hampir setiap hari. Tidak heran jika tubuh mulai terasa “berubah” setelah beberapa hari berada di Tanah Suci.
Sebagian perubahan ini bisa terasa mengganggu, misalnya kaki bengkak, kulit lebih gelap, berat badan turun, atau tenggorokan kering terus-menerus. Namun, banyak di antaranya bersifat normal karena tubuh sedang beradaptasi dengan aktivitas fisik dan lingkungan yang lebih berat.
Table of Content
1. Berat badan bisa turun
Tidak sedikit jemaah pulang haji dengan berat badan lebih ringan. Penyebabnya biasanya kombinasi dari lebih banyak berjalan, nafsu makan menurun, cuaca panas, dan jadwal makan yang berubah.
Banyak peserta haji mengalami penurunan berat badan selama ibadah, terutama karena peningkatan aktivitas fisik dan berkurangnya asupan energi dibanding kebutuhan tubuh.
Namun, penurunan berat badan yang terlalu drastis harus diwaspadai, terutama jika disertai diare, muntah, dehidrasi, atau lemas parah.
2. Kaki bisa bengkak dan terasa pegal

Jalan kaki selama haji bisa mencapai belasan kilometer per hari. Berdiri lama, cuaca panas, dan aliran darah yang berkumpul di tungkai bawah dapat membuat kaki terasa bengkak, berat, dan pegal.
Pembengkakan ringan biasanya normal, terutama di pergelangan kaki dan punggung kaki. Risiko ini lebih tinggi pada lansia, orang dengan obesitas, hipertensi, atau gangguan pembuluh darah.
Selain bengkak, lecet, nyeri telapak kaki, dan betis kram juga termasuk keluhan yang sering dialami jemaah. Studi pada jemaah haji dan umrah menunjukkan bahwa masalah kaki termasuk salah satu gangguan fisik yang paling sering muncul selama ibadah.
3. Kulit lebih gelap dan mudah kering
Paparan matahari, udara panas, dan debu dapat membuat kulit terlihat lebih gelap, kusam, atau terasa lebih kasar dari biasanya. Bibir juga sering pecah-pecah dan kulit lebih mudah mengelupas, terutama pada area wajah, tangan, dan kaki.
Cuaca di Arab Saudi saat musim haji sering kali sangat panas, dengan suhu yang dapat melebihi 40 derajat Celsius. Dalam kondisi seperti ini, kulit kehilangan lebih banyak cairan sehingga mudah kering. Karena itu, pelembap, lip balm, topi, payung, dan tabir surya bisa membantu menjaga kulit tetap lebih nyaman.
4. Tenggorokan dan hidung sering terasa kering

Udara panas, kering, dan berdebu membuat banyak jemaah merasa tenggorokan cepat serak, batuk, atau hidung terasa perih. Dehidrasi ringan juga dapat memperparah keluhan ini.
Selain itu, kepadatan manusia yang tinggi meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas. Batuk pilek, radang tenggorokan, dan flu termasuk masalah kesehatan yang paling sering dialami jemaah haji.
Penelitian menunjukkan bahwa infeksi saluran pernapasan akut merupakan salah satu penyebab terbanyak kunjungan medis selama musim haji.
5. Detak jantung terasa lebih cepat
Cuaca panas dan aktivitas berat membuat jantung bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tubuh dan aliran darah tetap stabil. Karena itu, detak jantung bisa terasa lebih cepat dari biasanya, terutama saat berjalan jauh, naik tangga, atau berada di bawah paparan sinar matahari.
Kondisi ini bisa normal kalau hanya terjadi saat aktivitas dan membaik setelah istirahat. Namun, jika jantung terasa berdebar terus-menerus, disertai nyeri dada, sesak napas, atau pusing, kondisi ini perlu segera diperiksa.
Menurut studi, penyakit jantung dan komplikasi kardiovaskular termasuk salah satu penyebab utama rawat inap dan kematian selama haji, terutama pada jemaah lansia.
6. Jam tidur berkurang

Jadwal ibadah, perpindahan tempat, kamar yang ramai, serta kelelahan fisik membuat banyak jemaah tidur lebih singkat dari biasanya. Ada yang sering terbangun, sulit tidur, atau merasa tidurnya tidak nyenyak.
Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah, sulit fokus, lebih sensitif terhadap nyeri, dan lebih rentan sakit. Kurang tidur juga dapat memengaruhi sistem imun dan memperburuk tekanan darah.
Karena itu, tidur singkat di sela aktivitas atau membatasi aktivitas tambahan saat tubuh terlalu lelah bisa membantu menjaga stamina.
7. Perubahan pada buang air kecil
Ada jemaah yang merasa lebih sering buang air kecil karena lebih banyak minum, tetapi ada juga yang justru lebih jarang karena kurang cairan.
Urine yang terlalu pekat, berwarna kuning tua, atau jumlahnya sangat sedikit bisa menjadi tanda dehidrasi. Kaki bengkak, sesak, atau buang air kecil yang jauh berkurang juga perlu diwaspadai, terutama pada orang dengan penyakit ginjal, diabetes, atau tekanan darah tinggi.
Mana yang normal dan mana yang perlu diperiksa?
Banyak perubahan tubuh selama haji sebenarnya masih normal jika ringan dan membaik dengan istirahat, minum cukup, dan makan teratur.
Namun, segera cari bantuan medis jika mengalami:
Tubuh memang bisa terasa sangat berbeda selama beribadah haji. Tingkat aktivitas yang tinggi dan cuaca yang berat membuat tubuh harus beradaptasi setiap hari.
Kabar baiknya, banyak perubahan ini masih tergolong normal dan bisa diatasi dengan istirahat cukup, makan teratur, minum cukup, dan tidak memaksakan diri. Mengenali perubahan tubuh sejak awal juga penting agar jemaah bisa membedakan mana yang masih wajar dan mana yang perlu segera diperiksa oleh tenaga medis.
Sumber
"How to Stay Healthy During Hajj and Umrah: Vaccination and Hygiene Tips." Omnicare Pharmacy. Diakses April 2026.
Osama Samarkandi et al., “Health Risk Behaviors and Associated Factors Among Hajj 2024 Pilgrims: A Multinational Cross-Sectional Study,” Risk Management and Healthcare Policy Volume 18 (July 1, 2025): 2233–45, https://doi.org/10.2147/rmhp.s521097.
Ghadah Sulaiman Alsaleh et al., “Prevalence of Foot Diseases and Injuries and Their Associations With Demographic and Health-Related Factors Among Umrah Pilgrims in 2024 G (1445 H),” International Journal of Environmental Research and Public Health 22, no. 9 (September 8, 2025): 1402, https://doi.org/10.3390/ijerph22091402.
“Climate Change, Heat and Health.” World Health Organization. Diakses April 2026.
Samir Benkouiten et al., “Clinical Respiratory Infections and Pneumonia During the Hajj Pilgrimage: A Systematic Review,” Travel Medicine and Infectious Disease 28 (December 4, 2018): 15–26, https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2018.12.002.
Saber Yezli et al., “Prevalence of Diabetes and Hypertension Among Hajj Pilgrims: A Systematic Review,” International Journal of Environmental Research and Public Health 18, no. 3 (January 28, 2021): 1155, https://doi.org/10.3390/ijerph18031155.



![[QUIZ] Dari Cara Kamu Mengatasi Sakit Kepala, Ini Tingkat Stres Tubuhmu](https://image.idntimes.com/post/20250506/pexels-anthonyshkraba-production-8374281-1bf597d5bcf3c62d3c3224d16c5ab0ce-7ce977d22d416f9f609177bfa758a9c1.jpg)





![[QUIZ] Cek Lingkar Perut dan Tinggi Badan, Apakah Kamu Masuk Zona Aman?](https://image.idntimes.com/post/20250802/1000147210_14ceb2b9-8e49-4a8a-8d5c-3657900481aa.jpg)
![[QUIZ] Detoks Media Sosial, Kamu Perlu 1 Hari, 1 Minggu, atau 1 Bulan?](https://image.idntimes.com/post/20260108/fpkdl_3bd58e8e-a2d0-4996-85f9-dce3924b9c70.jpg)


![[QUIZ] Genre Musik Favoritmu Bisa Ungkap Cara Kamu Mengelola Amarah](https://image.idntimes.com/post/20230413/pexels-cottonbro-studio-9063608-799c959c8a681bc3037abd5954852522.jpg)



![[QUIZ] Dari Durasi Workout Kamu, Kami Bisa Tebak Masalah Hidupmu](https://image.idntimes.com/post/20251001/2149552268_25252593-fc7d-4716-9c8b-1d03c608a056.jpg)
