- Saat berada di kerumunan sangat padat.
- Saat naik bus, kereta, atau berada di ruangan tertutup.
- Saat tawaf, sai, atau lempar jumrah ketika kondisi sangat ramai.
- Jika kamu sedang batuk, pilek, atau demam.
- Jika kamu lansia atau memiliki penyakit seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan paru.
- Jika orang di sekitar terlihat sedang sakit.
Pakai Masker Saat Haji, Masih Perlu atau Tidak?

Masker saat haji sudah tidak wajib bagi semua orang, tetapi masih dianjurkan terutama di tempat yang sangat padat.
Infeksi saluran pernapasan tetap menjadi salah satu masalah kesehatan paling sering dialami jemaah haji.
Jemaah lansia, orang dengan penyakit kronis, dan yang sedang batuk atau pilek sebaiknya tetap memakai masker.
Keramaian saat haji membuat jarak antarmanusia hampir nol. Jemaah berjalan berdempetan, berbagi ruang tidur, makan di tempat yang sama, dan sering berada di ruangan tertutup dengan ventilasi terbatas. Dalam situasi seperti ini, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan flu sangat mudah menyebar.
Bercermin dari pandemi COVID-19, banyak orang bertanya-tanya apakah masker masih perlu dipakai saat berada di kerumunan, seperti saat haji. Jawabannya sebenarnya bukan lagi soal wajib atau tidak wajib, tetapi soal kapan masker bisa membantu melindungi diri sendiri dan orang lain.
Table of Content
Kenapa pakai masker masih relevan saat haji?
Infeksi saluran pernapasan termasuk masalah kesehatan paling umum selama haji. Penyebabnya bukan hanya virus, tetapi juga kepadatan manusia, udara berdebu, cuaca panas, perubahan suhu ekstrem antara luar ruangan dan ruangan ber-AC, serta kelelahan fisik.
Menurut penelitian, lebih dari 80 persen jemaah mengalami gejala saluran pernapasan seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau demam selama atau setelah haji. Antibiotik bahkan sering digunakan secara berlebihan karena banyak jemaah mengira semua batuk pilek perlu diobati.
Jadi, apakah masker masih perlu dipakai?

Masker tidak lagi diwajibkan secara umum, tetapi masih sangat dianjurkan dalam kondisi tertentu, seperti:
Para ahli masih menyarankan penggunaan masker di tempat ramai selama haji, terutama untuk membantu menurunkan risiko penularan infeksi pernapasan.
Apakah masker benar-benar efektif?
Efektivitas masker selama haji memang tidak selalu terlihat besar dalam semua penelitian, salah satunya karena banyak orang tidak memakainya secara konsisten.
Sebuah metaanalisis menyebut, jemaah yang pakai masker hampir sepanjang waktu memiliki risiko infeksi saluran napas yang lebih rendah dibanding yang hanya memakai masker sesekali. Namun, jika masker cuma dipakai sebentar-sebentar, manfaatnya menjadi jauh lebih kecil.
Penelitian besar pada ribuan jemaah haji juga menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan apakah masker bekerja atau tidak, tetapi apakah orang mau memakainya secara rutin di tengah panas dan keramaian.
Apa kekurangan memakai masker saat haji?

Masker memang bisa terasa tidak nyaman, terutama saat cuaca panas. Banyak jemaah merasa lebih cepat gerah, sesak, berkeringat, atau sulit bernapas saat berjalan jauh sambil pakai masker.
Masker yang basah karena keringat juga menjadi kurang nyaman dan kurang efektif. Karena itu, jika memilih memakai masker, bawalah cadangan dan ganti jika masker sudah lembap atau kotor.
Selain itu, masker bukan satu-satunya perlindungan. Cuci tangan, istirahat cukup, vaksinasi, minum cukup, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit tetap sama pentingnya.
Bagaimana dengan masker saat ihram?
Pada sebagian jemaah, terutama laki-laki, ada pertanyaan tentang boleh tidaknya memakai masker saat ihram. Dalam praktiknya, banyak jemaah tetap pakai masker saat merasa sedang sakit, berada di kerumunan yang sangat padat, atau memiliki risiko kesehatan tertentu.
Karena ada perbedaan pandangan fikih soal hal ini, jemaah sebaiknya berkonsultasi dengan pembimbing ibadah atau ulama yang mereka ikuti. Namun, dari sisi kesehatan, masker tetap bisa menjadi alat perlindungan yang bermanfaat, terutama bagi orang yang rentan sakit atau ingin mencegah penularan ke orang lain.
Masker saat haji memang tidak lagi wajib seperti pada masa pandemi. Namun, itu bukan berarti masker sudah tidak berguna.
Di tengah kerumunan besar dan tingginya risiko infeksi saluran pernapasan, masker masih bisa menjadi perlindungan tambahan. Terutama bagi lansia, jemaah dengan penyakit kronis, atau siapa pun yang sedang merasa kurang fit, memakai masker dalam situasi tertentu masih merupakan pilihan yang masuk akal.
Referensi
“Respiratory Infection During Hajj.” Saudi Ministry of Health. Diakses April 2026.
“General Health Advice and Guidelines for Pilgrims." World Health Organization Regional Office for the Eastern Mediterranean. Diakses April 2026.
Raghad Alhajaji et al., “Effectiveness of Face Mask for Prevention of Respiratory Tract Infection During Hajj: A Systematic Review and Meta-Analysis,” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene 111, no. 4 (July 30, 2024): 914–23, https://doi.org/10.4269/ajtmh.23-0667.
Mohammad Alfelali et al., “Facemask Against Viral Respiratory Infections Among Hajj Pilgrims: A Challenging Cluster-randomized Trial,” PLoS ONE 15, no. 10 (October 13, 2020): e0240287, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0240287.
Van-Thuan Hoang et al., “Antibiotic Use for Respiratory Infections Among Hajj Pilgrims: A Cohort Survey and Review of the Literature,” Travel Medicine and Infectious Disease 30 (June 18, 2019): 39–45, https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2019.06.007.


![[QUIZ] Pilih Workout Station HYROX Tersulit, Kami Tebak Kondisi Mentalmu](https://image.idntimes.com/post/20251209/upload_3d6c2660299615dc7370ee9897f59de5_2bf142e8-ba76-4e2a-bd73-c5087d60da0d.jpg)








![[QUIZ] Dari Cara Kamu Mengatasi Sakit Kepala, Ini Tingkat Stres Tubuhmu](https://image.idntimes.com/post/20250506/pexels-anthonyshkraba-production-8374281-1bf597d5bcf3c62d3c3224d16c5ab0ce-7ce977d22d416f9f609177bfa758a9c1.jpg)





![[QUIZ] Cek Lingkar Perut dan Tinggi Badan, Apakah Kamu Masuk Zona Aman?](https://image.idntimes.com/post/20250802/1000147210_14ceb2b9-8e49-4a8a-8d5c-3657900481aa.jpg)
![[QUIZ] Detoks Media Sosial, Kamu Perlu 1 Hari, 1 Minggu, atau 1 Bulan?](https://image.idntimes.com/post/20260108/fpkdl_3bd58e8e-a2d0-4996-85f9-dce3924b9c70.jpg)