Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 2022, penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian di dunia dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia).
Dengan menilai keluhan, rekaman listrik jantung dan kondisi pasien secara menyeluruh, dokter dapat mempertimbangkan pemasangan alat pacu jantung permanen atau permanent pacemaker (PPM), salah satunya leadless PPM atau PPM tanpa kabel pada pasien aritmia.
Aritmia membuat denyut irama jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Pada sebagian orang, gangguan irama jantung dapat membuat seseorang merasa mudah lelah, pusing, sesak, hampir pingsan atau pingsan. Karenanya, diagnosis dan identifikasi kriteria pasien yang tepat penting dalam penanganan aritmia, termasuk dalam implementasi leadless PPM.
