Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Karena Legging Favorit, Bisa Jadi Kamu Mengalami 7 Isu Kesehatan Ini

Karena Legging Favorit, Bisa Jadi Kamu Mengalami 7 Isu Kesehatan Ini
dallasyogamagazine.com

Selama beberapa tahun terakhir, legging jadi salah satu outfit yang digemari kaum wanita. Bahannya yang nyaman, fleksibel, dan motif atau desainnya yang keren membuatmu pun jadi betah terus-terusan menggunakan jenis sandang ini. 

Sayangnya, legging atau celana yoga favoritmu juga dapat menjadi faktor penyebabmu mengalami beberapa kondisi kesehatan. Setidaknya, tujuh masalah kulit dan kewanitaan ini bisa jadi risikonya.

1. Kulit kering

secondtonaked.com
secondtonaked.com

Memakai legging tanpa menggunakan pelembap terlebih dahulu dapat membuatmu jadi gatal. Bahkan kalau kamu menemukan semacam serpihan yang terlihat seperti debu pada legging saat dilepas, kemungkinan besar itu adalah kulit matimu. Kulit yang terlalu kering akan mengakibatkan dermatitis yang akan merusak lapisan kulit pelindungmu.

2. Bacterial vaginosis

vox.com
vox.com

Kurangnya kebersihan leggingmu dapat mengacaukan keseimbangan bakteri pada vagina yang bisa berujung pada BV (Bacterial Vaginosis). Namun menurut Mayo Clinic, BC juga dapat disebabkan oleh douching, secara alami kekurangan bakteri lactobacili, dan berhubungan seks dengan pasangan baru atau justru sering berganti-ganti pasangan. Adapun beberapa gejala BC antara lain vagina yang berbau amis, gatal, dan keputihan tidak lazim. 

3. Kurap

glitteratitours.com
glitteratitours.com

Joshue Zeichner MD dari Ichan School of Medicine di Mount Sinai mengatakan bahwa kurap merupakan suatu infeksi jamur. Kondisi ini terjadi akibat keringat berlebihan yang terperangkap di dalam pakaian olahragamu, termasuk legging. Biasanya, kurap akan menunjukkan beberapa gejala seperti ruam merah yang bersisik dan terkadang terasa gatal pada kulit maupun sekitar paha.

4. Folikulitis

gr.amazonia.organic
gr.amazonia.organic

Istilah yang keren ini merujuk pada peradangan yang terjadi pada folikel rambutmu. Infeksi bakteri atau jamur merupakan penyebab utama terjadinya folikulitis dan dapat diatasi dengan menghindari menggunakan legging maupun pakaian ketat lainnya, mengaplikasikan pelembap, dan membersihkan area yang terinfeksi dengan tepat. Namun bila kondisinya semakin parah, Mayo Clinic menyarankanmu untuk berkonsultasi pada dokter dan menggunakan krim antibiotik atau antijamur.

5. Infeksi ragi

sporteluxe.com
sporteluxe.com

Jamur suka tinggal dan berkembang di lingkungan yang hangat dan lembap, sehingga legging yang ketat semakin membuat patogen ini semakin menjadi-jadi. Ciri yang ditemukan gangguan kesehatan pada area kewanitaan ini memang mirip dengan BC, yakni antara lain gatal pada vagina dan keluarnya keputihan putih yang kental.

6. Tinea crusis

organicauthority.com
organicauthority.com

Mirip seperti kurap, tetapi tinea crusis rupanya lebih buruk. Infeksi jamur yang sangat akrab dengan laki-laki ini pun ternyata juga dapat dialami oleh wanita. Selain itu, tine crusis juga lebih sering menyerang atlet dan individu yang tergolong dalam kelompok overweight.

7. Kulit lecet

independent.co.uk
independent.co.uk

Dijelaskan dr. Zeichner sang dermatolog, lecet pada kulit terutama di area paha dalam akibat terjadinya gesekan, termasuk akibat gesekan antara legging dan kulit. Friksi ini akan merusak lapisan kulit terluar, kurangnya hidrasi kulit, dan inflamasi. 

Senyaman apa pun legging terasa dikenakan, hindari untuk menggunakannya terus-terusan. Bagaimanapun, kulit juga butuh untuk merasa bebas dan tak terus menerus ditekan oleh bahan yang bahkan menurutmu tipis dan agak tak masuk akal bila dapat sedemikian mengganggu organ tubuh terluasmu. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bayu D. Wicaksono
Amanda Lizbeth
Bayu D. Wicaksono
EditorBayu D. Wicaksono
Follow Us

Latest in Health

See More

7 Penyebab Keputihan Berwarna Kuning saat Hamil

01 Apr 2026, 23:34 WIBHealth