Tidak semua metode memasak menghasilkan jumlah senyawa yang sama. Metode memasak merebus, mengukus, slow cooking, atau suhu memasak yang lebih rendah cenderung menghasilkan HCA dan PAH lebih sedikit dibanding pembakaran langsung atau grilling ekstrem.
Karena itu, yang menjadi masalah utama sebenarnya bukan dagingnya saja, melainkan kombinasi suhu terlalu tinggi, pembakaran berlebihan, dan konsumsi terlalu sering.
Ada anggapan bahwa makanan yang makin gosong berarti makin matang atau lebih aman dimakan, tetapi sebenarnya tubuh tidak butuh karbonisasi berlebihan pada makanan.
Rasa smoky memang bisa menambah kenikmatan makan, tetapi ada batas ketika proses memasak mulai menghasilkan zat yang tidak lagi ideal bagi kesehatan.
Menikmati sate, barbeku, atau daging bakar tetap bisa menjadi bagian dari pola makan yang seimbang. Kuncinya adalah memahami cara memasak yang lebih aman.
Referensi
National Cancer Institute. “Chemicals in Meat Cooked at High Temperatures and Cancer Risk.” Diakses Mei 2026.
Amanda J. Cross et al., “A Large Prospective Study of Meat Consumption and Colorectal Cancer Risk: An Investigation of Potential Mechanisms Underlying This Association,” Cancer Research 70, no. 6 (March 10, 2010): 2406–14, https://doi.org/10.1158/0008-5472.can-09-3929.
Rashmi Sinha et al., “Meat, Meat Cooking Methods and Preservation, and Risk for Colorectal Adenoma,” Cancer Research 65, no. 17 (September 1, 2005): 8034–41, https://doi.org/10.1158/0008-5472.can-04-3429.
International Agency for Research on Cancer. "Red Meat and Processed Meat." Lyon: International Agency for Research on Cancer, 2018. Diakses Mei 2026.
K.I Skog, M.A.E Johansson, and M.I Jägerstad, “Carcinogenic Heterocyclic Amines in Model Systems and Cooked Foods: A Review on Formation, Occurrence and Intake,” Food and Chemical Toxicology 36, no. 9–10 (September 1, 1998): 879–96, https://doi.org/10.1016/s0278-6915(98)00061-1.
Monika Gibis, “Heterocyclic Aromatic Amines in Cooked Meat Products: Causes, Formation, Occurrence, and Risk Assessment,” Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety 15, no. 2 (January 22, 2016): 269–302, https://doi.org/10.1111/1541-4337.12186.