Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk menggunakan masker karena kualitas udara yang memburuk dan saat aktivitas di luar ruangan terbatas.
Partikel yang dihasilkan dari asap karhutla berupa partikel halus PM2.5 berpotensi masuk ke dalam saluran pernapasan dan meningkatkan risiko ISPA, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.
"Karhutla banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5. Itu banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru kita, pernapasan kita, banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA," ujarnya, mengitip situs resmi Kemenkes.
