Mata yang terasa sedikit kering atau perih akibat asap umumnya membaik setelah paparan berkurang. Namun, pada pengguna softlens ada kondisi lain yang perlu diwaspadai, termasuk infeksi kornea.
Segera lepas lensa dan periksa ke dokter mata jika muncul nyeri yang berat atau makin memburuk, mata sangat merah, sensitif terhadap cahaya, penglihatan tiba-tiba kabur, keluar cairan dari mata, atau keluhan tidak membaik setelah softlens dilepas. Gejala-gejala dapat menandakan keratitis terkait lensa kontak dan membutuhkan evaluasi segera.
Jadi, mata yang kering dan perih saat terpapar asap karhutla adalah alahsan kuat untuk mengistirahatkan softlens. Beralihlah ke kacamata untuk sementara, kurangi paparan asap, jangan mengucek mata, serta gunakan pelumas mata untuk memberi kesempatan pada permukaan mata untuk pulih.
Referensi
University of New South Wales, “New Research Uncovers How Bushfire Smoke Affects Eye Health,” diakses Agustus 2026.
Sukanya Jaiswal et al., “Wildfire Smoke Induces Eye Surface Inflammation and Tear Film Changes in a Human Experimental Model,” Translational Vision Science & Technology 14, no. 9 (2025): 13, https://doi.org/10.1167/tvst.14.9.13.
National Eye Institute, “Dry Eye,” National Institutes of Health, diakses Agustus 2026.
Won Young Jung, Jin Woo Kim, So Ra Kim, and Mijung Park, “Heavy Metal Deposition and Parameter Change of Soft Contact Lenses by Exposure to Particulate Matter,” BMC Ophthalmology 23 (2023): 423, https://doi.org/10.1186/s12886-023-03154-2.
American Optometric Association, “‘Unprecedented’ Human Impact of Western Wildfires: How Optometry Is Affected,” diakses Agustus 2026.
National Eye Institute, “Contact Lenses,” National Institutes of Health, diakses Agustus 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “What Causes Contact Lens-Related Eye Infections,” diakses Agustus 2026.