Keterlibatan perempuan sudah lebih terbuka, tetapi belum merata. Tinjauan sistematis dalam JAMA Network Open pada 2025 menelaah 1.079 uji klinis kardiovaskular yang terdaftar sepanjang 2017–2023. Dari sekitar 1,4 juta peserta, 41 persen adalah perempuan. Namun, proporsinya hanya sekitar 31 persen dalam penelitian penyakit jantung koroner dan 22 persen pada sindrom koroner akut, yang mencakup serangan jantung.
Keterwakilan yang adil tidak selalu berarti pembagian 50:50. Jumlah peserta perlu mencerminkan siapa yang mengalami penyakit tersebut. Ketika dibandingkan dengan proporsi perempuan dalam populasi pasien, penelitian itu masih menemukan kekurangan keterwakilan pada uji penyakit jantung koroner, sindrom koroner akut, dan stroke.
Perempuan hamil dan menyusui menghadapi kesenjangan tersendiri. Pada tahun 2025, WHO menyoroti bahwa pengecualian mereka dari penelitian telah menyisakan kekurangan bukti mengenai keamanan dan efektivitas obat serta vaksin selama periode tersebut.
Jadi, kemajuan tidak cukup dinilai dari jumlah perempuan yang direkrut. Penelitian juga perlu menghasilkan data yang dapat menjelaskan manfaat dan risiko pengobatan bagi perempuan, termasuk pada tahap kehidupan yang berbeda.
Pada akhirnya, data yang cukup membantu dokter memahami manfaat, dosis, dan risiko pengobatan bagi perempuan yang akan menggunakannya.
Referensi
National Institutes of Health, Office of Research on Women’s Health, “History of Women’s Participation in Clinical Research,” diakses September 2026.
National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, “Dissuasive and Persuasive Factors for the Inclusion of Pregnant and Lactating Women in Clinical Research,” chap. 5 in Advancing Clinical Research with Pregnant and Lactating Populations: Overcoming Real and Perceived Liability Risks (Washington, DC: National Academies Press, 2024), diakses September 2026.
Irving Zucker and Brian J. Prendergast, “Sex Differences in Pharmacokinetics Predict Adverse Drug Reactions in Women,” Biology of Sex Differences 11 (2020): 32, https://doi.org/10.1186/s13293-020-00308-5.
U.S. Food and Drug Administration, “Food and Drug Administration Guideline for the Study and Evaluation of Gender Differences in the Clinical Evaluation of Drugs,” NIH Guide 22, no. 31 (August 27, 1993), diakses September 2026.
Frederick Berro Rivera et al., “Participation of Women in Cardiovascular Trials From 2017 to 2023: A Systematic Review,” JAMA Network Open 8, no. 8 (2025): e2529104, https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2025.29104.
World Health Organization, “Equity and Health: The Inclusion of Pregnant and Breastfeeding Women in Clinical Trials,” diakses September 2026.