ilustrasi notifikasi ponsel (vecteezy.com/Thanakorn Lappattaranan)
Mengecek HP tanpa notifikasi mungkin terlihat gak berbahaya karena kamu merasa hanya menghabiskan beberapa detik. Akan tetapi, apabila dilakukan berkali-kali ketika sedang belajar, membaca, atau bekerja, kebiasaan tersebut bisa memecah konsentrasimu, lho. Kamu perlu kembali mengarahkan perhatian ke aktivitas utama setelah selesai melihat layar. Akibatnya, pekerjaan yang sebenarnya bisa diselesaikan lebih cepat berpotensi memakan waktu lebih lama.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychology menunjukkan bahwa notifikasi HP dapat mengganggu kinerja dalam tugas yang membutuhkan perhatian, bahkan ketika seseorang tidak menyentuh perangkatnya. Sementara itu, penelitian dalam Mobile Media & Communication menyoroti hubungan antara kebiasaan mengecek HP dan penundaan pekerjaan. Kedua temuan ini memberikan gambaran bahwa perhatian dan pola penggunaan HP patut diperhatikan, bukan sekadar durasi menatap layar. Meski demikian, kebiasaan mengecek HP berulang kali gak otomatis berarti kamu mengalami kecanduan atau gangguan psikologis, ya.
Menurut psikologi tentang perilaku cek HP padahal gak ada notif bisa berkaitan dengan rasa bosan, keinginan mencari hal baru, perilaku otomatis, ketidakpastian, hingga kesulitan mempertahankan perhatian. Kamu gak perlu langsung merasa khawatir apabila sesekali melakukan hal tersebut karena penggunaan HP merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, kalau kebiasaan ini mulai mengganggu pekerjaan, waktu istirahat, atau interaksi dengan orang lain, ada baiknya kamu mulai mengevaluasinya.
Kamu bisa mencoba berhenti sejenak sebelum membuka HP dan bertanya pada diri sendiri, apa sebenarnya yang sedang dicari. Saat belajar atau bekerja, letakkan HP sedikit lebih jauh supaya kamu gak gampang meraihnya secara spontan. Kamu juga bisa membiasakan diri menikmati waktu luang tanpa harus selalu mengisi setiap jeda dengan layar. Dengan mengenali pemicunya, kamu dapat membangun kebiasaan menggunakan HP secara lebih sadar dan tetap menikmati manfaat teknologi tanpa terus-menerus terdistraksi.
Referensi
“Why your hand keeps reaching for your phone when there’s no notification, as per psychology.” Moneycontrol. Diakses Oktober 2026.
“Digital daydreaming: Introducing the spontaneous smartphone checking scale.” Applied Cognitive Psychology. Diakses Oktober 2026.
“Swiping away dullness: disliking boredom predicts more smartphone use.” Motivation and Emotion. Diakses Oktober 2026.
“Studying problems, not problematic usage: Do mobile checking habits increase procrastination and decrease well-being?” Mobile Media & Communication. Diakses Oktober 2026.
“The attentional cost of receiving a cell phone notification.” Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance. Diakses Oktober 2026.