Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Manfaat Mesin Vibration Plate untuk Olahraga?

3 min read
Apa Manfaat Mesin Vibration Plate untuk Olahraga?
ilustrasi berlatih dengan alat vibration plate (vecteezy.com/Tonefoto grapher)
  • Vibration plate adalah platform bergetar yang membuat otot berkontraksi berulang untuk membantu tubuh menjaga kestabilan.

  • Penelitian menunjukkan kemungkinan manfaat bagi kekuatan tungkai dan keseimbangan pada kelompok tertentu, terutama sebagian lansia.

  • Mesin ini belum terbukti menurunkan berat badan secara berarti bila digunakan sendirian dan tidak menggantikan olahraga biasa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Seseorang berdiri di atas platform yang bergetar ketika mesin dinyalakan. Alat ini dikenal sebagai vibration plate atau mesin whole-body vibration (WBV). Getaran dari platform menyebar ke seluruh tubuh dan memicu kontraksi otot berulang saat tubuh berusaha menjaga keseimbangan. Penggunanya dapat berdiri diam atau melakukan gerakan sederhana, seperti menekuk lutut.

Mesin WBV tersedia dalam berbagai jenis dengan pengaturan yang berbeda. Frekuensi dan intensitas getaran, posisi tubuh, serta gerakan yang dilakukan selama penggunaan dapat bervariasi.

  1. Potensi manfaat vibration plate

    • Kekuatan otot tungkai

    Tinjauan sistematis dan metaanalisis pada 2025 menggabungkan 21 uji klinis dengan 748 perempuan sehat. Dibanding kelompok yang tidak berolahraga, latihan getaran menunjukkan peningkatan pada beberapa ukuran kekuatan dan daya otot tungkai. Namun, ketika dibandingkan dengan kelompok yang melakukan olahraga lain, keunggulannya hanya tampak pada satu ukuran lompatan.

    Vibration plate mungkin membantu dalam konteks tertentu, tetapi hasilnya tidak menunjukkan alat ini lebih baik daripada latihan biasa.

    • Keseimbangan dan kemampuan bergerak pada sebagian lansia

    Metaanalisis terhadap 14 uji klinis pada penghuni panti berusia di atas 80 tahun menemukan perbaikan pada beberapa ukuran kekuatan tungkai, keseimbangan, dan mobilitas. Temuan ini relevan untuk kelompok lansia yang sulit melakukan olahraga konvensional, tetapi tidak otomatis berlaku untuk semua orang atau membuktikan bahwa alat ini mencegah jatuh.

    • Kemungkinan membantu dalam rehabilitasi nyeri punggung bawah

    Tinjauan terhadap 10 uji klinis menemukan bahwa latihan getaran dapat membantu mengurangi nyeri dan keterbatasan fungsi pada orang dengan nyeri punggung bawah kronis nonspesifik. Namun, vibration plate bukan pengganti pemeriksaan atau terapi yang disarankan oleh tenaga kesehatan.

  2. Apakah bisa menurunkan berat badan?

    Ilustrasi timbangan berat badan digital sebagai alat untuk memantau perubahan berat tubuh secara rutin di rumah.
    ilustrasi timbangan berat badan (pexels.com/Annushka Ahuja)

    Meski getaran membuat otot bekerja, tetapi berdiri di atas mesin saja belum terbukti menjadi cara efektif untuk menurunkan berat badan. Metaanalisis 2025 yang mencakup 20 uji klinis dengan 585 peserta tidak menemukan perubahan bermakna pada berat badan maupun massa lemak dari latihan getaran saja.

    Bukti mengenai manfaatnya bagi kepadatan tulang juga belum konsisten. Karena itu, vibration plate sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti latihan menahan beban atau pengobatan osteoporosis.

  3. Vibration plate bisa menjadi pelengkap latihan

    Vibration plate dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap latihan atau bagian dari rehabilitasi yang terarah. Namun, getaran saja tidak bisa dianggap setara dengan aktivitas aerobik seperti jalan cepat.

    Orang dewasa dianjurkan melakukan 150–300 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, ditambah latihan penguatan otot setidaknya dua hari per minggu.

    Kalau mau mencobanya, ikuti petunjuk alat dan mintalah pendampingan jika belum terbiasa atau memiliki masalah keseimbangan. Ibu hamil dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis terlebih dahulu.

    Referensi

    Mayo Clinic, “Whole-body vibration: An effective workout?,” diakses 24 Oktober 2026.

    Bopeng Qiu et al., “Effects of Whole-Body Vibration Training on Muscle Performance in Healthy Women: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials,” PLOS ONE 20, no. 5 (2025): e0322010.

    Borja Sañudo et al., “Whole-Body Vibration to Improve Physical Function Parameters in Nursing Home Residents Older Than 80 Years: A Systematic Review With Meta-Analysis,” Physical Therapy 104, no. 5 (2024): pzae025.

    Tasneem Zafar et al., “Effect of Whole-Body Vibration Exercise on Pain, Disability, Balance, Proprioception, Functional Performance and Quality of Life in People with Non-Specific Chronic Low Back Pain: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Journal of Clinical Medicine 13, no. 6 (2024): 1639.

    Pengpeng Gou et al., “Effectiveness of Whole-Body Vibration Training on Body Mass Reduction: A Systematic Review and Meta-Analysis,” International Journal of Obesity 49, no. 11 (2025): 2140–55.

    Royal Osteoporosis Society, “Vibration Therapy for Osteoporosis: Can It Help?,” diakses 24 Oktober 2026.

    World Health Organization Regional Office for Europe, “Physical Activity,” diakses 24 Oktober 2026.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More