Makan dalam jumlah besar tidak selalu menandakan gangguan makan. Namun, kehilangan kendali saat makan, rasa bersalah yang berat, atau dorongan untuk menghilangkan makanan dengan muntah paksa dan penyalahgunaan pencahar perlu mendapat bantuan profesional.
Jika perilaku tersebut terjadi, akibatnya dapat mencakup kerusakan enamel gigi dan lapisan tenggorokan, masalah usus, serta gangguan jantung atau ginjal.
Konten makan dapat dibuat dengan porsi yang sesuai kebutuhan, tanpa meneruskan makan ketika sudah kenyang. Jika makan mulai terasa sulit dikendalikan atau menimbulkan keluhan berulang, dokter dan tenaga kesehatan jiwa dapat membantu menilai penyebab serta penanganannya.
Referensi
Cleveland Clinic, “Overeating,” diakses September 2026.
St John Ambulance, “Choking,” diakses September 2026.
Xin Lu et al., “Pneumomediastinum by Acute Gastric Dilation after Binge-Eating: A Case Report and Literature Review,” Frontiers in Medicine 13 (2026): 1719127, https://doi.org/10.3389/fmed.2026.1719127.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, “Health Risks of Overweight & Obesity,” diakses September 2026.
World Health Organization, “Healthy Diet,” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Safer Food Choices,” diakses September 2026.
NHS, “Bulimia,” diakses September 2026.