Segera cari pertolongan medis jika nyeri dada:
Terasa berat, seperti ditekan atau diremas.
Berlangsung lebih dari beberapa menit.
Menjalar ke lengan, rahang, leher, punggung, atau perut atas.
Disertai sesak napas, keringat dingin, mual, muntah, pusing, pingsan, atau rasa lemas mendadak.
Jangan menyetir sendiri ke rumah sakit jika gejalanya berat. Minta bantuan orang sekitar atau hubungi layanan gawat darurat setempat. Lebih baik ternyata bukan serangan jantung daripada terlambat menangani kondisi yang mengancam nyawa.
Tidak semua nyeri dada berasal dari jantung. Bisa juga karena GERD, otot tegang, gangguan paru, serangan panik, atau masalah lain. Namun, nyeri dada adalah salah satu gejala yang sebaiknya tidak ditebak-tebak sendiri, terutama jika polanya baru, berat, atau beda dari biasanya.
Referensi
Gulati, Martha, Phillip D. Levy, Debabrata Mukherjee, et al. “2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain.” Circulation 144, no. 22 (2021): e368–e454. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001029.
American Heart Association. “Warning Signs of a Heart Attack.” Diakses Juli 2026.
American Heart Association. “Heart Attack, Stroke and Cardiac Arrest Symptoms.” Diakses Juli 2026.
Byrne, Robert A., Xavier Rossello, J. J. Coughlan, et al. “2023 ESC Guidelines for the Management of Acute Coronary Syndromes.” European Heart Journal 44, no. 38 (2023): 3720–3826. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehad191.
Smeeth, Liam, et al. “NICE Clinical Guideline: Chest Pain of Recent Onset.” British Journal of General Practice 60, no. 574 (2010): 607–610. https://doi.org/10.3399/bjgp10X515124.
Buelt, Amanda, and Corey Lyon. “Chest Pain Evaluation: Updated Guidelines From the AHA/ACC.” American Family Physician 107, no. 2 (2023): 190–192. https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2023/0200/practice-guidelines-chest-pain-evaluation.html.