Makanan untuk jemaah haji. (Media Center Haji)
Pola makan selama haji sering berubah karena keterbatasan pilihan dan jadwal. Namun, bagi pengidap hipertensi, makanan tetap perlu diperhatikan.
Batasi makanan tinggi garam, makanan instan, dan camilan asin karena natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Pilih makanan yang lebih segar, kaya buah dan sayur, serta cukup protein. Menurut pedoman dari World Health Organization, asupan garam sebaiknya dibatasi kurang dari 5 gram per hari untuk membantu mengontrol tekanan darah.⁶
Selain itu, berhati-hati dengan konsumsi kopi atau minuman berkafein berlebihan, terutama jika tubuh sedang kurang tidur atau dehidrasi.
Hipertensi bukan halangan untuk menjalankan ibadah haji. Dengan tekanan darah yang terkontrol, kepatuhan minum obat, dan perhatian terhadap hidrasi serta aktivitas, banyak risiko dapat dicegah.
Yang paling penting, jangan memaksakan tubuh bekerja di luar batasnya. Haji adalah ibadah yang panjang dan menuntut energi, sehingga menjaga kesehatan menjadi bagian penting dari menjaga kekhusyukan.
Referensi
Saber Yezli et al., “Prevalence of Diabetes and Hypertension Among Hajj Pilgrims: A Systematic Review,” International Journal of Environmental Research and Public Health 18, no. 3 (January 28, 2021): 1155, https://doi.org/10.3390/ijerph18031155.
Centers for Disease Control and Prevention. “Saudi Arabia: Hajj and Umrah Pilgrimages.” CDC Yellow Book 2026. Diakses April 2026.
Doaa A. Abdelmoety et al., “Characteristics of Heat Illness During Hajj: A Cross-Sectional Study,” BioMed Research International 2018 (January 1, 2018): 1–6, https://doi.org/10.1155/2018/5629474.
Robert M. Carey and Paul K. Whelton, “Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults: Synopsis of the 2017 American College of Cardiology/American Heart Association Hypertension Guideline,” Annals of Internal Medicine 168, no. 5 (January 22, 2018): 351–58, https://doi.org/10.7326/m17-3203.
Qanta A Ahmed, Yaseen M Arabi, and Ziad A Memish, “Health Risks at the Hajj,” The Lancet 367, no. 9515 (March 1, 2006): 1008–15, https://doi.org/10.1016/s0140-6736(06)68429-8.
World Health Organization. “Salt Reduction.” Diakses April 2026.