5 Alasan Pekerja Kantoran Rentan Terkena Hipertensi, Wajib Diwaspadai!

Pekerjaan kantoran mungkin terdengar aman karena tidak melibatkan aktivitas fisik berat. Namun, di balik rutinitas duduk di depan layar, tekanan darah justru bisa meningkat secara perlahan tanpa disadari. Banyak pekerja kantoran baru menyadari kondisi hipertensi setelah muncul keluhan seperti pusing, mudah lelah, atau sulit tidur.
Hipertensi dikenal sebagai kondisi yang berkembang secara diam-diam. Gaya hidup modern, pola makan, dan tekanan mental menjadi kombinasi yang saling memengaruhi. Jika tidak diantisipasi sejak awal, kebiasaan harian di kantor bisa menjadi faktor risiko jangka panjang bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
1. Terlalu lama duduk dan kurang bergerak

Pekerja kantoran menghabiskan sebagian besar waktu dalam posisi duduk. Kurangnya aktivitas fisik membuat sirkulasi darah tidak optimal dan metabolisme tubuh melambat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah.
Duduk terlalu lama juga berkaitan dengan peningkatan berat badan dan resistensi insulin. Kedua kondisi tersebut memiliki hubungan erat dengan hipertensi. Tanpa disadari, kebiasaan ini terbentuk setiap hari dan menjadi faktor risiko yang konsisten.
2. Stres kerja yang berlangsung terus-menerus

Target pekerjaan, deadline, dan tekanan performa dalam bekerja memicu stres pada pekerja kantoran. Saat stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin yang dapat meningkatkan tekanan darah. Jika kondisi ini terjadi berulang, tekanan darah bisa menetap dalam kondisi tinggi.
Banyak orang terbiasa menganggap stres sebagai bagian normal dari pekerjaan. Padahal, stres yang tidak dikelola dengan baik berdampak langsung pada kesehatan kardiovaskular. Hipertensi akibat stres sering berkembang tanpa gejala yang jelas.
3. Pola makan yang tinggi garam

Kesibukan kerja membuat banyak pekerja kantoran bergantung pada makanan cepat saji atau makanan kemasan. Jenis makanan ini umumnya mengandung garam dan natrium dalam jumlah tinggi. Konsumsi natrium berlebih diketahui berperan dalam peningkatan tekanan darah.
Tanpa disadari, asupan garam harian bisa melebihi batas yang dianjurkan. Kebiasaan ini diperparah dengan minimnya konsumsi sayur dan buah yang berfungsi membantu menyeimbangkan tekanan darah. Dalam jangka panjang, pola makan seperti ini menjadi pemicu utama hipertensi serta meningkatkan risiko gangguan metabolik lainnya.
4. Kurang tidur dan istirahat tidak teratur

Jam kerja panjang dan kebiasaan membawa pekerjaan ke rumah sering mengorbankan waktu tidur. Kurang tidur membuat sistem saraf tetap aktif dan tekanan darah sulit turun secara optimal. Kondisi ini membuat tubuh tidak memiliki waktu pemulihan yang cukup, terutama bagi pekerja yang terpapar stres mental tinggi setiap hari.
Tidur yang tidak berkualitas juga memengaruhi hormon pada tubuh. Akibatnya, tekanan darah cenderung lebih mudah naik di siang hari. Jika berlangsung terus-menerus, risiko hipertensi meningkat meski usia masih produktif dan aktivitas fisik masih tergolong cukup.
5. Konsumsi kafein berlebihan

Kopi dan minuman berkafein sering menjadi andalan untuk menjaga fokus saat bekerja. Dalam jumlah tertentu, kafein memang membantu meningkatkan fokus. Namun konsumsi berlebihan dapat memicu kenaikan tekanan darah sementara yang berulang, terutama bila diminum dalam kondisi perut kosong atau mendekati waktu tidur.
Pada sebagian orang, efek kafein terhadap tekanan darah bisa lebih sensitif. Jika dikombinasikan dengan stres dan kurang tidur, dampaknya menjadi lebih signifikan. Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal berkontribusi pada risiko hipertensi jangka panjang serta gangguan kualitas tidur.
Hipertensi pada pekerja kantoran tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan terbentuk dari kebiasaan sehari-hari. Duduk lama, stres, pola makan, kurang tidur, dan konsumsi kafein berlebih dapat menjadi penyebab awal terjadinya hipertensi. Dengan mengenali faktor-faktor ini lebih awal, kamu dapat memperkecil risiko hipertensi melalui perubahan gaya hidup yang lebih seimbang.


















