Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Minum Kopi Saat Puasa Ramadan, Asam Lambung Aman

5 Tips Minum Kopi Saat Puasa Ramadan, Asam Lambung Aman
ilustrasi minum kopi (freepik.com/freepik)
Intinya Sih

  • Tips minum kopi saat puasa adalah mengatur porsi, memilih kopi hitam, dan menghindari tambahan gula berlebihan.

  • Kopi tetap aman dikonsumsi selama puasa Ramadan jika diminum dengan bijak dan sesuai kondisi tubuh.

  • Waktu terbaik minum kopi saat bulan puasa adalah 1—2 jam setelah berbuka atau setelah makan utama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bagi banyak orang Indonesia, kopi sudah jadi bagian dari rutinitas harian. Berdasarkan survei Jakpat pada 2025, hampir setengah masyarakat Indonesia, tepatnya 46%, mengonsumsi kopi setiap hari. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya budaya ngopi di Tanah Air.

Namun, saat memasuki Ramadan, kebiasaan ini tentu perlu disesuaikan. Tak perlu khawatir, kamu tidak harus sepenuhnya berhenti minum kopi selama puasa. Dengan memahami tips minum kopi saat puasa, kamu tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa mengganggu kesehatan maupun ibadah. Yuk, simak tipsnya!

Table of Content

1. Tips minum kopi saat puasa

1. Tips minum kopi saat puasa

Selama tahu waktu dan caranya, kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu ibadah maupun kondisi tubuh. Supaya tetap aman dan nyaman, ini beberapa tips minum kopi saat puasa Ramadan yang bisa kamu terapkan:

  • Batasi konsumsinya, jangan berlebihan

Kunci utamanya ada pada porsi. Saat puasa, sebaiknya minum kopi cukup satu cangkir kopi dalam sehari. Waktu yang paling aman biasanya setelah berbuka atau sebelum salat Tarawih. Hindari minum kopi terlalu malam, terutama setelah pukul 20.00 karena kafeinnya bisa membuatmu sulit tidur dan akhirnya susah bangun sahur.

  • Perbanyak minum air putih

Kopi memiliki sifat diuretik yang bisa membuatmu lebih sering buang air kecil dan berisiko dehidrasi. Karena itu, penting untuk menyeimbangkannya dengan asupan air putih yang cukup, sekitar 2 liter per hari. Kamu bisa membaginya saat berbuka, sebelum tidur, dan ketika sahur agar tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.

  • Konsumsi kopi hitam tanpa tambahan berlebihan

Kopi hitam tanpa gula atau tambahan sirup adalah pilihan terbaik saat puasa. Selain bebas kalori, kopi hitam juga tidak membebani sistem pencernaan. Sebaiknya hindari minuman kopi yang manis, menggunakan banyak krimer, atau jenis seperti latte tinggi kalori karena bisa membuat tubuh terasa lebih berat dan cepat haus keesokan harinya.

  • Pilih kopi rendah kafein

Kalau perutmu cenderung sensitif, pilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah. Kopi rendah kafein membantu mengurangi risiko asam lambung naik dan rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan. Selain itu, kamu juga bisa memilih kopi dengan tingkat keasaman rendah agar lebih ramah untuk lambung.

  • Pilih kopi yang segar dan berkualitas

Kopi yang baru dipanggang atau freshly ground biasanya memiliki aroma dan rasa alami. Selain lebih nikmat, kopi segar juga cenderung lebih stabil kualitasnya dibanding kopi yang sudah lama disimpan. Jika memungkinkan, pilih kopi yang diproses secara alami atau organik untuk mengurangi paparan bahan kimia tambahan.

2. Apakah aman minum kopi saat sahur dan berbuka puasa?

Apakah aman minum kopi saat sahur dan berbuka puasa
Ilustrasi minum kopi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Minum kopi saat puasa sebenarnya aman, selama dikonsumsi pada waktu tepat. Para ahli gizi menyarankan agar kopi diminum setelah makan besar, baik saat berbuka maupun sahur, supaya tidak memicu kenaikan asam lambung atau gangguan pencernaan.

Saat berbuka, sebaiknya dahulukan air putih dan makanan ringan, lalu konsumsi kopi setelah makan utama agar lambung tidak “kaget”. Sementara itu, saat sahur, kopi boleh saja diminum asalkan tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan air yang cukup supaya tubuh tidak mudah dehidrasi sepanjang hari.

3. Waktu terbaik minum kopi saat bulan puasa

Selama bulan puasa, waktu minum kopi memang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kesehatan maupun ibadah. Mengonsumsi kopi langsung saat azan Magrib atau menjadikannya sebagai minuman pembuka bisa memicu peningkatan asam lambung dan membuat perut terasa tidak nyaman, terutama bagi kamu yang punya riwayat maag.

Waktu yang paling aman untuk menikmati kopi adalah 1 hingga 2 jam setelah berbuka atau setelah menyantap makanan utama. Pada saat itu, lambung sudah terisi makanan sehingga risiko iritasi dan lonjakan asam lambung bisa diminimalkan. Dengan mengatur jeda waktu ini, kamu tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa khawatir mengganggu kesehatan selama menjalani puasa.

Itulah beberapa tips minum kopi saat puasa supaya kebiasaan tetap aman tanpa memicu asam lambung atau dehidrasi. Semoga informasi ini membantu, ya!

FAQ seputar tips minum kopi saat puasa

Apakah boleh minum kopi saat sahur?

Boleh, asalkan tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan cukup air putih agar tidak mudah dehidrasi.

Berapa batas aman minum kopi saat puasa Ramadan?

Sebaiknya cukup 1 cangkir per hari untuk mengurangi risiko gangguan tidur dan dehidrasi.

Apakah kopi bisa menyebabkan asam lambung naik saat puasa?

Bisa, terutama jika diminum saat perut kosong atau dalam jumlah berlebihan.

Referensi

"The Right Time to Drink Coffee while Fasting + Tips!". AQUA. Diakses Februari 2026.
"Can You Drink Coffee While Fasting?". Heirloom Coffee Roasters. Diakses Februari 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Health

See More