Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Satu Circle Pertemanan Bisa Punya Siklus Haid Berdekatan?
ilustrasi menstruasi (pexels.com/Cliff Booth)

Haid sering dianggap urusan pribadi, tetapi banyak perempuan merasa tanggal menstruasi mereka berdekatan apalagi kalau mereka merupakan teman satu circle. Fenomena ini memunculkan pertanyaan, apakah siklus haid bisa benar-benar menular atau hanya kebetulan?

Meski terdengar sulit untuk dipaham secara logika, penjelasan akan fenomena satu ini nyatanya tidak sesingkat yang kita kira. Simak sama-sama, yuk, apa yang sebenarnya terjadi ketika perempuan dalam satu circle pertemanan memiliki siklus haid yang sama.

1. Kedekatan waktu haid sering dianggap sebagai menstrual synchrony

Ilustrasi pembalut wanita (Unplash/Annika Gordon)

Fenomena ketika beberapa perempuan dalam satu circle mengalami haid pada waktu yang hampir bersamaan sering disebut menstrual synchrony. Istilah ini populer dalam pembahasan kesehatan reproduksi karena banyak orang merasa mengalaminya saat tinggal bersama teman, seperti di asrama atau kos. Ketika beberapa orang mulai menstruasi dalam rentang hari yang tidak jauh berbeda, muncul anggapan bahwa siklus haid dapat saling memengaruhi.

Namun penjelasan medis tidak selalu mengarah pada efek saling menularkan. Siklus haid secara alami memang dapat maju atau mundur beberapa hari dari bulan ke bulan. Jika beberapa orang memiliki panjang siklus yang mirip, tanggalnya bisa saja bertemu pada periode tertentu lalu kembali berbeda di bulan berikutnya. Pertemuan waktu seperti ini akhirnya terlihat seperti sinkronisasi, padahal bisa terjadi secara alami tanpa pengaruh langsung dari orang lain.

2. Hormon mengatur siklus haid secara individual dalam tubuh

ilustrasi menstruasi (pexels.com/Cliff Booth)

Siklus haid dikendalikan oleh kerja hormon seperti estrogen dan progesteron yang diproduksi ovarium serta diatur oleh otak melalui hipotalamus dan kelenjar pituitari. Proses ini berlangsung dalam tubuh masing-masing, sehingga pengaruh dari luar tidak semudah memindahkan tanggal menstruasi seseorang. Perubahan berat badan, kurang tidur, hingga kondisi medis tertentu lebih sering menjadi pemicu pergeseran jadwal haid.

Tubuh tidak memiliki mekanisme biologis yang memungkinkan hormon seseorang berpindah ke tubuh orang lain hanya karena sering bersama. Ada teori lama tentang pheromone, yaitu zat kimia alami yang diduga memengaruhi siklus perempuan lain melalui penciuman. Namun bukti ilmiahnya masih lemah dan belum bisa dijadikan dasar pasti.

3. Variasi panjang siklus membuat tanggal haid terlihat serempak

ilustrasi tanggal menstruasi (pexels.com/Leeloo The First)

Rata-rata siklus haid berlangsung 21–35 hari, tetapi panjangnya tidak selalu sama setiap bulan. Perubahan satu hingga tiga hari masih tergolong normal dan sering terjadi tanpa disadari. Jika dalam satu circle ada beberapa orang dengan siklus mendekati angka yang sama, pertemuan tanggal bisa muncul secara alami. Situasi ini makin terlihat jelas ketika tinggal bersama di kos atau asrama.

Misalnya, satu orang memiliki siklus 28 hari dan temannya 30 hari, dalam beberapa bulan tertentu tanggal mereka bisa bertemu lalu kembali berjauhan. Fenomena ini lebih mudah terlihat karena menstruasi menjadi topik obrolan bersama. Ketika satu orang mulai haid, yang lain menjadi lebih peka terhadap jadwalnya sendiri. Kesadaran bersama itulah yang sering membuat kesamaan tanggal terasa lebih nyata.

4. Mitos menginjak jempol kaki tidak mengubah siklus haid

ilustrasi jempol kaki (pexels.com/Arina Krasnikova)

Semasa sekolah, pernah beredar cerita bahwa menginjak jempol kaki teman dapat membuat haid ikut maju. Secara medis, klaim tersebut tidak memiliki dasar anatomi maupun fisiologi. Tidak ada jalur saraf atau pembuluh darah dari jempol kaki ke organ reproduksi yang bisa mengatur waktu menstruasi. Haid dipicu oleh perubahan hormon, bukan oleh sentuhan fisik singkat.

Sentuhan ringan di kaki tidak mampu memengaruhi ovarium atau dinding rahim yang terlibat dalam proses menstruasi. Jika setelah melakukan hal itu tanggal haid terasa berdekatan, kemungkinan besar itu hanya kebetulan waktu. Kepercayaan seperti ini mudah menyebar karena terdengar meyakinkan. Padahal tubuh bekerja dengan sistem yang jauh lebih kompleks daripada sekadar sentuhan di ujung kaki.

5. Faktor gaya hidup bersama bisa memengaruhi jadwal haid

ilustrasi circle pertemanan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Perempuan yang tinggal atau beraktivitas bersama sering memiliki jam tidur, pola makan, serta tingkat aktivitas fisik yang mirip. Perubahan jadwal makan atau kurang istirahat dapat memengaruhi keseimbangan hormon. Jika satu kelompok menjalani kebiasaan serupa, pergeseran tanggal haid dapat terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.

Contohnya, saat masa ujian ketika waktu tidur berkurang atau pola makan tidak teratur dapat memicu menstruasi datang lebih cepat atau terlambat. Ketika semua anggota circle mengalami situasi serupa, perubahan tersebut tampak seperti saling memengaruhi. Padahal yang terjadi adalah respons tubuh terhadap kondisi yang sama. Dari sisi medis, penjelasan ini jauh lebih masuk akal dibanding anggapan bahwa haid bisa menular.

Haid memang bisa terasa berdekatan dalam satu circle, tetapi hingga kini belum ada bukti kuat bahwa siklus tersebut benar-benar saling memengaruhi. Variasi alami, kebiasaan hidup yang sama, serta faktor hormon pribadi lebih logis menjelaskan fenomena ini. Jadi, setelah memahami penjelasan medisnya, masih percaya haid bisa tertular hanya karena sering bersama?

Referensi

"Does Your Period Really Sync With Close Friends?" Cleveland Clinic. Diakses pada Maret 2026.

"Study of menstrual cycle synchrony in female medical students sharing common accommodation". Journal of Family Medicine and Primary Care. Diakses pada Maret 2026.

"Menstrual synchrony in a sample of working women". Psychoneuroendocrinology. Diakses pada Maret 2026.

"Demystifying Menstrual Synchrony: Women's Subjective Beliefs About Bleeding in Tandem With Other Women". Taylor and Francis Online. Diakses pada Maret 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team