Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Terungkap Arti Nomor 1919 di Film Ghost in The Cell, Singgung UU KPK

Terungkap Arti Nomor 1919 di Film Ghost in The Cell, Singgung UU KPK
Makna angka 1919 di film Ghost in the Cell (instagram.com/jokoanwar)
Intinya Sih
  • Karakter Dimas dalam film Ghost in the Cell digambarkan sebagai jurnalis muda yang investigatif dan jujur, dengan latar belakang keluarga wartawan yang membentuk kepribadiannya.
  • Sutradara Joko Anwar mengungkap angka 1919 di baju narapidana Dimas merujuk pada UU No. 19 Tahun 2019 tentang revisi UU KPK, simbol kritik terhadap pelemahan lembaga antikorupsi.
  • Beragam teori penggemar soal makna angka 1919 akhirnya dibantah Joko Anwar, yang menegaskan bahwa angka tersebut berkaitan langsung dengan isu revisi UU KPK, bukan simbol mistis atau sejarah lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Angka 1919 yang muncul dalam film Ghost in the Cell dan berhasil bikin penonton penasaran. Nomor tersebut melekat pada karakter Dimas yang diperankan Endy Arfian, dan ternyata bukan sekadar angka biasa.

Di balik kemunculannya, nomor 1919 menyimpan makna tersendiri yang berkaitan dengan karakter dan cerita yang dibangun. Lalu, apa sebenarnya arti dari angka tersebut? Joko Anwar sang sutradara langsung kasih jawabannya!

1. Latar belakang karakter Dimas

Seorang pria berlumuran darah berdiri di bawah cahaya redup dengan angka besar 1919 dan tulisan 'Kami Tidak Akan Lupa' di latar belakang.
Makna angka 1919 di film Ghost in the Cell (instagram.com/jokoanwar)

Dalam film Ghost in the Cell, karakter Dimas (25) diceritakan sebagai sosok orang yang selalu berpikir out of the box, investigatif dan jujur. Ia merupakan seorang jurnalis, yang masuk penjara karena dituduh memutilasi atasannya.

"Dimas ini adalah sosok orang yang selalu berpikir out of the box, selalu mempunyai nature yang investigatif karena dia lahir dari keluarga jurnalis. Jadi dari kecil dia sudah terbiasa dengan mesin ketik, sudah terbiasa dengan koran-koran tentang hal-hal yang berbau tentang jurnalistik," ungkap Endy Arfian dalam akun Instagaram-nya, pada Sabtu (25/4/2026) kemarin.

2. Arti angka 1919 di baju narapidana Dimas, singgung Revisi UU KPK

Seorang pria berkepala plontos duduk di bawah ranjang besi dengan angka besar 1919 berwarna oranye dan teks tentang revisi UU KPK di sekelilingnya.
Makna angka 1919 di film Ghost in the Cell (instagram.com/jokoanwar)

Joko Anwar selaku sutradara membahas makna di balik angka 1919 pada karakter narapidana Dimas. Ia sempat menuliskan, “Kami Tidak Akan Lupa” melalui unggahannya di media sosial.

Ternyata, angka 1919 merujuk pada revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) melalui UU No. 19 Tahun 2019, yang kerap disebut sebagai “UU 1919”.

“Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) melalui UU No. 19 Tahun 2019 disebut juga UU 1919 dianggap sebagai puncak dari upaya pelemahan sistematis terhadap lembaga antirasuah tersebut. Perubahan aturan ini dinilai mengurangi independensi KPK dan mengubah struktur organisasinya secara signifikan,” tulisnya dalam unggahan di Instagram.

3. Teori fans terkait angka 1919 langsung terbantahkan

Seorang pria berkacamata mengenakan seragam tahanan berwarna oranye dengan nomor 1919 di dada, berada di ruangan redup.
Makna angka 1919 di film Ghost in the Cell (instagram.com/jokoanwar)

Sebelumnya, penonton Ghost in the Cell sempat memiliki berbagai teori terkait angka-angka pada karakter narapidana, termasuk 1919. Sebagian penggemar berpendapat bahwa angka tersebut merupakan angel number yang melambangkan akhir dari sebuah siklus sekaligus awal yang baru.

Selain itu, ada pula teori lain yang mengaitkan angka 1919 dengan sejarah berdirinya surat kabar pertama di Pontianak, Kalimantan Barat, yakni Borneo Barat Bergerak, yang terbit pada 19 Oktober 1919.

Namun, Joko Anwar akhirnya meluruskan berbagai spekulasi tersebut. Ia menegaskan angka 1919 dalam film Ghost in the Cell berkaitan dengan isu revisi UU KPK, bukan sekadar simbol atau teori yang beredar di kalangan penonton.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Related Articles

See More