Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Danilla dan Pusakata soal Ekspektasi-Realita Kolab sama Haddad Alwi

Danilla dan Pusakata soal Ekspektasi-Realita Kolab sama Haddad Alwi
potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Intinya Sih
  • Haddad Alwi merilis dua lagu kolaborasi Ramadan berjudul “Pengakuanku” bersama Danilla Riyadi dan “Menghitung” dengan Pusakata, mempertemukan tiga musisi lintas genre dalam satu proyek musik.
  • Danilla menganggap duet ini sebagai momen berharga tanpa ekspektasi besar, sementara Pusakata melihatnya sebagai perayaan dan kesempatan nostalgia terhadap karya religi Haddad Alwi yang menemani masa mudanya.
  • Haddad Alwi menyebut ekspektasi dan realita kolaborasi berjalan sejalan, karena baik Danilla maupun Pusakata berhasil mengekspresikan pesan cinta sesuai makna lagu-lagunya meski dengan gaya berbeda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Haddad Alwi merilis dua lagu kolaborasi terbaru berjudul “Pengakuanku” bersama Danilla Riyadi dan “Menghitung” dengan Pusakata.

Kolaborasi tersebut berhasil menarik perhatian, karena mempertemukan tiga musisi dari genre yang berbeda. Haddad Alwi tetap dengan nuansa religiusnya, Danilla dengan gaya indie-jazz yang khas, serta Pusakata yang membawa sentuhan folk dan pop alternatif.

Nah, dalam wawancara eksklusif bersama IDN Times, Sabtu (28/2/2026), ketiganya dengan senang hati berbagi cerita tentang ekspektasi vs realita yang mereka rasakan pada saat sebelum dan sesudah proses kolaborasi ini. Penasaran seperti apa ceritanya? Check it out!

1. Danilla Riyadi punya ekspektasi soal penampilan perdana mereka membawakan lagu Pengakuanku

potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata
potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Danilla Riyadi menjelaskan, sebenarnya, ia tidak memasang ekspektasi apa pun terkait kolaborasinya dengan Haddad Alwi ini. Baginya, kesempatan untuk berduet dengan penyanyi religi legendaris tersebut sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Apalagi, lagu-lagu Haddad Alwi telah menjadi soundtrack yang mewarnai masa kecilnya, terutama di momen Ramadan.

Kendati demikian, Danilla tak menampik bahwa ia memiliki ekspektasi agar penampilan mereka saat membawakan lagu kolaborasi tersebut untuk pertama kalinya di panggung konser “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata” bisa menghibur penonton.

“Ekspektasinya, mungkin lebih kayak berharap pada saat di panggung, kita semua bener-bener seneng. Karena energi kita di panggung pasti kan nular ke penonton dan kita juga di panggung tugasnya tuh masak energi penonton, yang mungkin lagi sedih. Kita masak lah gitu,” ungkap Danilla Riyadi.

Karena wawancara ini dilakukan sekitar dua jam sebelum konser, musisi yang akrab disapa Ci Danilla tersebut belum bisa menjelaskan secara detail soal realitanya. Namun, sebagai reporter yang meliput di lapangan pada saat itu, saya melihat penonton tampak terpukau dengan penampilan mereka. Bahkan, meski lagu tersebut telah dirombak oleh Danilla dengan nuansa musik dan lirik yang cukup berbeda, penonton tetap antusias menghayati setiap nada dan bernyanyi bersama dengan teks yang ditampilkan di big screen.

2. Pusakata gak mau menaruh ekspektasi apa pun, anggap kolaborasi mereka sebagai perayaan

potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata
potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Sementara itu, Pusakata yang duduk di sebelah Danilla Riyadi mengaku bahwa sejak awal, ia tidak menaruh ekspektasi apa pun. Musisi asal Solo tersebut lebih suka memandang kolaborasi ini sebagai sebuah perayaan, sekaligus kesempatan berharga, karena bisa bekerja sama dengan Haddad Alwi. Ia ingin menikmati kolaborasi ini tanpa tekanan apa pun dengan menceritakan kenangan masa remajanya kepada Haddad Alwi.

“Gak mau, saya gak mau berekspektasi. Saya mau merayakan pertemuan ini dengan bercerita ke Abi. ‘Dulu, waktu saya dengerin, karyanya Abi menggugah saya di poin ini loh. Lagunya Abi diputar di masjid dekat rumah saya lho kalau udah mau jam-jam kami di sawah jam 4 sore itu sampai menuju Maghrib. Itu seru banget,‘“ cerita Pusakata dengan nada antusias.

3. Haddad Alwi sebut ekspektasi dan realitanya sejalan

potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata
potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Gak cuma Danilla dan Pusakata, Haddad Alwi pun juga ikut menceritakan tentang ekspektasi dan realita sebelum serta sesudah kolaborasi mereka. Dalam suasana wawancara hangat yang berlangsung tepat di depan panggung konser “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata”, Haddad Alwi menegaskan kalau ekspektasi dan realitanya sejalan.

Penyanyi religi legendaris yang akrab disapa Abi itu menjelaskan bahwa ia berekspektasi agar kolaborasi ini bisa mengekspresikan cinta yang sesuai dengan pesan yang ia sampaikan dalam lagu-lagunya.

“Kalau ditanya ekspektasinya adalah bertemu dengan semua genre ini yang sama-sama ingin mengekspresikan cinta, sebetulnya yang disampaikan lagu-lagunya Abi ini kan semuanya cinta,” cerita Haddad Alwi sambil sesekali menatap ke arah Danilla dan Pusakata.

Kini, setelah lagu kolaborasi mereka akhirnya resmi dirilis, Haddad Alwi mengakui bahwa ekspektasi tersebut sejalan dengan realitanya. Menurutnya, walau kolaboratornya tersebut mengekspresikan lagu mereka dengan cara berbeda, namun baik Danilla maupun Pusakata dinilai sukses membawa pesan cinta yang ingin disampaikan.

“Ternyata dari dulu sampai sekarang, apa yang Abi pikirkan benar kok. Semua orang itu ada cinta, hatinya masing-masing itu punya cinta kok, termasuk waktu duet sama Mas Is dan Danilla. Nah, cuma, bentuk ekspresinya yang berbeda-beda, dengan Danila lagunya seperti ini, dengan Mas Is lagunya seperti ini,” lanjutnya.

Lagu “Pengakuanku” merupakan aransemen ulang dari “Al-I’tirof” milik Haddad Alwi, yang dikemas ulang dengan pendekatan musik baru dan telah disesuaikan dengan karakter vokal khas Danilla. Sementara itu, lagu “Menghitung” diciptakan secara spontan oleh Pusakata hanya dalam hitungan jam, setelah sebelumnya sempat dinanti lebih dari sebulan oleh Haddad Alwi.

Kedua lagu tersebut pun telah resmi dirilis pada Sabtu (28/2/2026) dan langsung dibawakan secara perdana di konser Haddad Alwi bertajuk “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata” di M Bloc Live House, Jakarta Selatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More