4 Drama Thailand tentang Balas Dendam yang Berubah Menjadi Kisah Cinta

Balas dendam dan cinta mungkin terdengar seperti dua hal yang bertolak belakang. Namun, saat diangkat dalam drama, keduanya sering dipertemukan lewat karakter yang awalnya memiliki dendam atau luka masa lalu, tetapi perlahan mulai memiliki perasaan terhadap orang yang seharusnya menjadi target mereka.
Cerita seperti ini biasanya menghadirkan konflik emosional karena karakter utama harus memilih antara melanjutkan rencana balas dendam atau mengikuti perasaan yang mulai tumbuh. Nah, khusus untuk kamu, berikut IDN Times Community membagikan empat drama Thailand tentang balas dendam yang perlahan berubah menjadi kisah cinta. Let’s check it out!
1. Man of Vengeance (2019)

cuplikan drama Man of Vengeance (dok. One D/Man of Vengeance) Pertama, ada drama Man of Vengeance yang mengisahkan Tor (Tor Thanapob), anak dari hubungan gelap seorang pria kaya yang sejak kecil harus mengalami perlakuan buruk dari keluarga ayahnya. Setelah ibunya meninggal karena diabaikan, Tor tinggal bersama keluarga tersebut dan menjadi korban kekerasan dari ibu tiri serta saudara tirinya. Ia kemudian mengalami sebuah kejadian yang membuat keluarganya mengira dirinya telah meninggal. Bertahun-tahun kemudian, Tor kembali dengan identitas baru dan memiliki misi membalas semua penderitaan yang pernah dialaminya.
Namun, rencana Sila mulai terganggu ketika ia kembali bertemu dengan Min (Fern Nopjira), sahabat masa kecil yang dulu selalu berada di sisinya. Min perlahan menyadari bahwa Sila sebenarnya adalah Tor yang selama ini ia kira telah meninggal. Sementara Sila berusaha menyembunyikan identitasnya demi menyelesaikan balas dendam, perasaannya terhadap Min membuat rencana tersebut semakin sulit dijalankan.
2. 10 Years Ticket (2022)

cuplikan drama 10 Years Ticket (dok. GMMTV/10 Years Ticket) 10 Years Ticket menceritakan Phukhao (Ohm Pawat) dan Kongkwan (Tu Tontawan), dua sahabat masa kecil yang hidup mereka berubah setelah kakak Kongkwan terlibat dalam kematian kakak Phukhao. Tragedi tersebut menghancurkan hubungan kedua keluarga dan membuat Phukhao menyimpan kebencian mendalam kepada keluarga Kongkwan. Sepuluh tahun kemudian, mereka kembali bertemu, tetapi Phukhao masih belum bisa melupakan luka yang dialaminya.
Masalahnya, Kongkwan sendiri bukanlah orang yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Phukhao tetap melampiaskan kemarahannya kepadanya, meskipun mereka sebenarnya pernah sangat dekat dan bahkan saling menyukai. Seiring waktu, rasa benci Phukhao mulai berhadapan dengan perasaan lamanya terhadap Kongkwan, membuatnya harus memilih antara terus membalas dendam atau memberikan kesempatan kedua kepada hubungan mereka.
3. Dhevaprom: Dujupsorn (2024)

cuplikan drama Dhevaprom: Dujupsorn (dok. Channel 3 Thailand/Dhevaprom: Dujupsorn) Dhevaprom: Dujupsorn mengikuti Dujupsorn atau Fah (Mint Ranchrawee), perempuan yang tumbuh dengan membawa dendam ibunya terhadap keluarga Jutathep. Ibunya menyimpan rasa sakit karena Ronnaphi Jutathep pernah mengingkari janji untuk menikahinya. Karena begitu menyayangi sang ibu, Fah bersedia menjalankan rencana balas dendam dengan menyusup ke perusahaan keluarga Jutathep dan membuat salah satu anggota keluarga tersebut jatuh cinta kepadanya.
Namun, rencana Fah justru menjadi rumit ketika ia bertemu kembali dengan Petch Jutathep (Kongthap Peak), putra Ronnaphi. Rupanya Petch adalah tentara yang pernah menyelamatkan hidup Fah di masa lalu. Fah mulai menyadari bahwa perasaannya kepada Petch benar-benar tumbuh subur, padahal sejak awal ia datang dengan tujuan untuk menyakiti keluarga tersebut. Konflik antara cinta dan kesetiaan kepada ibunya pun jadi dilema yang tak terhindari.
4. Thicha (2024)

cuplikan drama Thicha (dok. One D/Thicha) Thicha menghadirkan kisah balas dendam yang jauh lebih kelam. Kisahnya tentang Wu Yi (Baifern Pimchanok) yang meninggalkan tanah kelahirannya bersama sang ibu untuk memulai kehidupan baru. Tetapi hidupnya justru hancur setelah menjadi korban jaringan perdagangan manusia. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali dengan identitas baru sebagai Thicha dan mulai menyusun rencana untuk membalas orang-orang yang telah menghancurkan kehidupannya.
Dalam menjalankan rencananya, Thicha mendekati Phatchai (Peach Pachara) dan hubungan mereka perlahan berkembang menjadi lebih dari sekadar bagian dari strateginya. Thicha bahkan harus menghadapi konflik batin ketika perasaan yang muncul terhadap Phatchai mulai bertentangan dengan tujuan balas dendamnya. Semakin dekat hubungan mereka, kian sulit bagi Thicha untuk memisahkan antara perasaan dan rencana yang sejak awal sudah ia susun dengan matang.
Thailand terkenal sangat jago membuat drama dengan tema cerita seperti ini. Empat drama Thailand di atas menghadirkan konflik yang bakal membuat penonton ikutan tegang dan dilema. Yuk, langsung masukkan empat drama di atas ke dalam daftar tontonanmu!






















