Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Film Dark Romance yang Wajib Ditonton jika Suka The Bride!

5 Film Dark Romance yang Wajib Ditonton jika Suka The Bride!
adegan dalam film The Bride! (dok. Warner Bros. Pictures/The Bride!)
Intinya Sih
  • Film The Bride! (2026) karya Maggie Gyllenhaal mencuri perhatian lewat perpaduan horor gotik dan romansa kelam antara karakter Frank dan Ida yang memikat penonton.
  • Artikel ini merekomendasikan lima film dark romance legendaris seperti Eternal Sunshine of the Spotless Mind, True Romance, Bones and All, Crimson Peak, dan Joker: Folie à Deux.
  • Kelima film tersebut menyoroti sisi gelap cinta melalui tema toksisitas, obsesi, hingga kegilaan emosional yang menggugah rasa penasaran penonton setelah menonton The Bride!.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Layar lebar tanah air baru saja dimeriahkan oleh kehadiran The Bride! (2026), karya ambisius Maggie Gyllenhaal yang membawa napas baru pada kisah klasik pengantin Frankenstein. Film ini sukses mencuri perhatian berkat perpaduan estetika gotik yang memukau, nuansa horor yang mencekam, serta balutan romansa kelam antara Frank (Christian Bale) dan Ida (Jessie Buckley). Gak heran kalau banyak sinefili menyebutnya sebagai salah satu representasi dark romance paling segar tahun ini.

Meski terasa unik, eksplorasi sisi gelap hubungan asmara sebenarnya bukan hal baru dalam dunia film. Sejumlah sineas bahkan lebih dulu sukses membingkai tema ini dengan narasi yang gak kalah intens dan provokatif lewat berbagai judul. Nah, buat kamu yang belum bisa move on dari liarnya kisah cinta dalam The Bride!, berikut lima rekomendasi film dark romance yang wajib kamu tonton selanjutnya!

1. Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004)

adegan dalam film Eternal Sunshine of the Spotless Mind
adegan dalam film Eternal Sunshine of the Spotless Mind (dok. Focus Features/Eternal Sunshine of the Spotless Mind)

Di balik visualnya yang melankolis, film legendaris arahan Michel Gondry ini menawarkan kisah cinta yang cukup gelap. Ceritanya mengikuti sepasang kekasih, Joel Barish (Jim Carrey) dan Clementine Kruczynski (Kate Winslet), yang memilih jalan ekstrem untuk menghapus satu sama lain dari ingatan mereka lewat prosedur medis canggih. Konflik dimulai saat Joel mendadak menyesali keputusannya ini dan nekat "menyembunyikan" Clementine di alam bawah sadarnya.

Eternal Sunshine of the Spotless Mind sejatinya mempertanyakan apakah luka lama memang harus dibuang dari hidup kita. Lewat naskah brilian garapan Charlie Kaufman, Gondry memperlihatkan betapa toksik sekaligus adiktifnya sebuah hubungan yang sudah hancur, tapi sulit dilepaskan. Karakter Clementine yang impulsif dan Joel yang introver pun turut menciptakan dinamika dark romance yang terasa nyata, pahit, sekaligus indah dalam waktu bersamaan.

2. True Romance (1993)

adegan dalam film True Romance
adegan dalam film True Romance (dok. Warner Bros. Pictures/True Romance)

Disutradarai oleh mendiang Tony Scott dan ditulis oleh Quentin Tarantino, True Romance sukses memadukan romansa manis dengan kekerasan brutal. Film ini mengisahkan Clarence (Christian Slater), pegawai toko komik, yang jatuh cinta sekejap mata dan menikahi seorang call girl bernama Alabama (Patricia Arquette). Sialnya, aksi nekat Clarence membunuh muncikari Alabama justru membuat mereka terjebak dalam kejaran gangster.

Clarence dan Alabama adalah definisi nyata dari hubungan percintaan yang sangat intens sekaligus berisiko. Alih-alih merasa takut, mereka justru menjadikan asmara sebagai bahan bakar utama untuk menghadapi kejaran polisi hingga pembunuh bayaran yang haus darah. Jika kamu terobsesi dengan The Bride!, petualangan berdarah sejoli ini wajib masuk ke dalam daftar tontonan akhir pekanmu!

3. Bones and All (2022)

adegan dalam film Bones and All
adegan dalam film Bones and All (dok. Metro-Goldwyn-Mayer/Bones and All)

Selanjutnya ada Bones and All, yang jadi salah satu penampilan terbaik Timothée Chalamet dan Taylor Russell. Berlatar era 80-an, film garapan Luca Guadagnino ini menceritakan perjalanan Maren (Russell), remaja dengan insting kanibalistik yang melarikan diri setelah ditinggalkan oleh ayahnya. Di tengah pelariannya mencari jati diri, ia bertemu dengan Lee (Chalamet), pemuda eksentrik yang memiliki "hasrat" serupa, dan memulai road-trip bareng menyusuri jalanan Amerika.

Karena mengangkat tema kanibalisme, Bones and All tentu menyajikan adegan gore yang eksplisit. Namun gak cuma itu, karena kanibalisme di sini juga digunakan Guadagnino untuk menggambarkan rasa kesepian, kecanduan, hingga keinginan untuk mencintai seseorang secara utuh dari kedua protagonisnya. Tertantang menonton romansa Maren dan Lee yang mind blowing ini?

4. Crimson Peak (2015)

adegan dalam film Crimson Peak
adegan dalam film Crimson Peak (dok. Universal Pictures/Crimson Peak)

Kalau kamu suka bagaimana The Bride! mengeksplorasi agensi perempuan dalam lingkungan yang mengerikan, film kreasi Guillermo del Toro satu ini juga bisa jadi santapan yang pas. Crimson Peak mengambil latar era Victoria, di mana Edith Cushing (Mia Wasikowska), penulis muda berbakat, nekat menikahi pria kaya misterius bernama Sir Thomas Sharpe (Tom Hiddleston). Namun, kebahagiaan itu sirna saat Edith diboyong ke Allerdale Hall, rumah megah nan angker milik sang suami.

Alih-alih menyajikan horor konvensional yang penuh jumpscare, del Toro lebih tertarik menonjolkan sisi dark romance yang kental dan puitis di sini. Atmosfernya makin terasa mencekam lewat kehadiran Lucille (Jessica Chastain), saudara perempuan Thomas yang protektif sekaligus manipulatif. Dari sini, kamu akan diajak menguak masa lalu keluarga Sharpe yang penuh tragedi, pengkhianatan, dan hubungan yang tak sehat.

5. Joker: Folie à Deux (2024)

poster film Joker: Folie à Deux
poster film Joker: Folie à Deux (dok. Warner Bros. Pictures/Joker: Folie à Deux)

Di luar respons beragam yang diterimanya, Joker: Folie à Deux menawarkan sisi kelam hubungan manusia yang sangat menarik. Sekuel Joker (2019) ini kembali menyoroti Arthur Fleck alias Joker (Joaquin Phoenix) yang kini mendekam di Arkham Asylum sambil menunggu persidangan atas kasus pembunuhannya. Di balik jeruji besi, ia bertemu dan menjalin romansa dengan Harleen "Lee" Quinzel alias Harley Quinn (Lady Gaga), salah satu pasien yang terobsesi pada sosok Joker.​

Alasan kenapa kamu wajib menonton Joker: Folie à Deux setelah The Bride! adalah karena keduanya sama-sama mengeksplorasi konsep mad love atau cinta yang gila. Jika The Bride! memberikan sentuhan horor gotik klasik, film karya Todd Phillips ini justru membungkus romansa kelam tersebut lewat pendekatan musikal yang tragis. Perpaduan cinta, kegilaan, dan musik ini dijamin bakal bikin kamu gak nyaman, bahkan setelah credit title bergulir!

Lima film dark romance di atas punya cara unik untuk menunjukkan bahwa cinta gak selalu hadir dalam bentuk yang indah dan menenangkan. Jadi, setelah The Bride!, siap kembali dibikin dag dig dug sama judul yang mana dulu, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More
Artis Meninggal di Tahun 2026

Artis Meninggal di Tahun 2026

09 Mar 2026, 17:59 WIBHype