Kuroneko (dok. Criterion/Kuroneko)
Kuroneko adalah cerita Shige dan ibu mertuanya, Yone, yang tewas di tangan gerombolan samurai saat perang sipil berkecamuk di Jepang. Mereka dirampok, diperkosa, dibunuh, dan gubuknya dibakar untuk menghilangkan jejak.
Namun, keajaiban terjadi ketika mereka seolah bangkit dari kematian dan diberi kesempatan untuk membalas dendam. Mereka menyasar samurai, menggoda mereka sampai akhirnya, ketika lengah, membunuh mereka dengan cara yang tak kalah keji. Ritual balas dendam itu berlangsung berulang kali sampai Hachi, suami Shige sekaligus anak laki-laki Yone, kembali dari medan perang dan menemukan mereka.
Meski pakai trope rape-revenge, film Kuroneko dianggap berhasil melawan tradisi male gaze ketimbang melanggengkannya. Shindo secara strategis mengkritik maskulinitas toksik yang menjadi pedoman hidup para samurai serta meletakkan fokus cerita pada agensi perempuan ketimbang memotret mereka sebagai korban belaka.