Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Film Joko Anwar Tercepat Raih 1 Juta Penonton, Ada Ghost in the Cell
Ghost in the Cell (dok. Come and See Pictures/Ghost in the Cell)
  • Film Pengabdi Setan 2: Communion menjadi karya Joko Anwar tercepat meraih satu juta penonton hanya dalam dua hari, melanjutkan kisah keluarga Rini yang kembali diteror di rumah susun Jakarta.
  • Siksa Kubur mencapai satu juta penonton dalam empat hari, mengisahkan Sita yang kehilangan orang tuanya akibat bom bunuh diri dan berusaha membuktikan bahwa siksa kubur tidak nyata.
  • Ghost in the Cell menembus satu juta penonton pada hari keenam, berlatar di lapas penuh kekerasan di mana para napi menghadapi teror hantu misterius yang hanya menyerang mereka dengan aura negatif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak kesuksesan film Pengabdi Setan pada 2017 lalu, nama Joko Anwar menjadi salah satu sutradara yang karya-karyanya selalu ditunggu. Film-filmnya yang identik dengan banyak teori-teori tersembunyi menjadi alasan mengapa film Joko Anwar banyak diminati.

Beberapa film Joko Anwar bahkan sukses meraih jutaan penonton hanya dalam waktu singkat. Terbaru, ada Ghost in the Cell, berikut ini tiga film Joko Anwar tercepat yang meraih satu juta penonton.

1. Pengabdi Setan 2: Communion (2022)

Pengabdi Setan 2: Communion (dok. Rapi Films/Pengabdi Setan 2: Communion)

Film Joko Anwar tercepat meraih jutaan penonton adalah film Pengabdi Setan 2: Communion. Sekuel dari film Pengabdi Setan (2017) ini sukses mendapat satu juta penonton hanya dalam waktu 2 hari. Film ini melanjutkan kisah keluarga Rini (Tara Basro) yang kini berusaha menjalani kehidupan mereka setelah 5 tahun selamat dari kejadian horor setelah ibu mereka, Mawarni (Ayu Laksmi) meninggal dunia.

Rini, Bapak (Bront Palarae), Toni (Endy Arfian), dan Bondi (Nasar Anuz) kini mencoba membuka lembaran baru dengan tinggal di sebuah rumah susun di Jakarta. Mereka memilih tinggal di rumah susun karena berpikir di sana aman karena banyak orang. Namun, ternyata keputusan tersebut hanya isapan jempol belaka. Meski telah berpindah di rumah susun, keluarga Rini tetap mendapat teror. Bahkan, banyak hal-hal aneh yang juga menimpa para penghuni rumah susun lainnya.

2. Siksa Kubur (2024)

Siksa Kubur (dok. Come and See Pictures/Siksa Kubur)

Selanjutnya, ada film Siksa Kubur yang sukses meraih 1 juta penonton hanya dalam 4 hari penayangan. Film ini bercerita tentang Sita (Widuri Puteri) dan Adil (Muzakki Ramdhan), yang hidup dalam keluarga harmonis, penuh kasih sayang Ayah (Fachri Albar) dan Ibu (Happy Salma). Namun, peristiwa besar menimpa keluarga mereka. Ayah dan ibu mereka meninggal secara tragis karena menjadi korban bom bunuh diri dari orang yang mengaku takut akan siksa kubur. Tragedi tersebut meninggalkan trauma besar bagi Sita.

Sita dewasa (Faradina Mufti) tumbuh menjadi orang yang tidak percaya agama. Ia kemudian memiliki ambisi besar untuk mencari orang paling berdosa dan menunggu orang tersebut meninggal dunia. Sita berencana untuk ikut dikubur di liang yang sama dengan orang itu. Ia meminta bantuan Adil (Reza Rahadian) agar bisa menguburkan dirinya di samping jenazah tersebut. Aksi nekat ini ia lakukan untuk membuktikan bahwa agama itu tidak nyata dan siksa kubur tidak ada. Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya.

3. Ghost in the Cell (2026)

Ghost in the Cell (dok. Come and See Pictures/Ghost in the Cell)

Terbaru, ada film Ghost in the Cell yang telah mencapai satu juta penonton tepat pada hari ke-6 tayang di bioskop. Film yang dibintangi oleh sederet aktor ternama ini berlatar di sebuah lapas bernama Labuhan Angsana.

Di sana, para narapidana hidup dalam tekanan setiap hari. Mereka menghadapi penindasan dari pejabat lapas serta kekerasan antarsesama tahanan. Situasi semakin mencekam saat seorang napi baru masuk ke dalam penjara. Setelah itu, satu per satu tahanan ditemukan tewas dengan cara mengerikan.

Teror tersebut ternyata berkaitan dengan sosok hantu misterius. Hantu itu disebut hanya membunuh orang dengan aura paling negatif. Mengetahui hal itu, para napi mulai berusaha berubah dan berlomba-lomba berbuat baik demi menjaga aura tetap positif.

Namun, hal itu tidak mudah dilakukan di lingkungan penuh ketidakadilan. Konflik dan tekanan justru membuat mereka semakin sulit mengendalikan diri. Hingga akhirnya, para napi menyadari satu hal penting untuk bertahan hidup. Mereka harus bersatu melawan penindasan, bahkan menghadapi ancaman hantu sekalipun.

Dalam waktu kurang dari seminggu, deretan film-film Joko Anwar di atas sukses meraih satu juta penonton. Jika film Pengabdi Setan 2 finis di angka 6 jutaan dan Siksa Kubur di angka 4 jutaan, menurut kamu, film Ghost in the Cell akan finis di angka berapa, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team