Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Film Romantis yang Dibintangi Pedro Pascal, Ada yang Bertema Queer

4 Film Romantis yang Dibintangi Pedro Pascal, Ada yang Bertema Queer
Strange Way of Life (dok. BTeam Pictures/Strange Way of Life)
Intinya Sih
  • Pedro Pascal dikenal lewat peran maskulin, namun ia juga mengeksplorasi sisi lembut dan romantis melalui empat film bertema cinta, identitas, serta relasi nonkonvensional.
  • If Beale Street Could Talk dan Strange Way of Life menampilkan Pascal dalam kisah cinta yang sarat isu sosial dan queer, memperlihatkan kedalaman emosional di balik citra kerasnya.
  • Materialists dan De Noche menunjukkan evolusi Pascal ke ranah romansa modern dan gelap, membahas kompleksitas hubungan manusia di tengah kapitalisme serta pencarian jati diri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Selama ini Pedro Pascal sering dikenal lewat peran maskulin nan keras kepala, seperti di serial Narcos (2015) atau Eddington (2025). Tapi di balik citra "internet daddy" itu, Pascal diam-diam punya sederet proyek romantis yang jauh lebih lembut, personal, dan bahkan banyak bersinggungan dengan tema queer.

Menariknya, film-film ini bukan sekadar soal cinta manis. Mereka bicara tentang identitas, kesepian, relasi yang tak konvensional, sampai kerinduan akan koneksi manusia. Kalau kamu penasaran dengan sisi Pedro Pascal yang lebih rapuh, berikut empat judul film yang wajib masuk watchlist.

1. If Beale Street Could Talk (2018)

If-Beale-Street-Could-Talk.jpg
If Beale Street Could Talk (dok. Plan B Entertainment/If Beale Street Could Talk)

Film romantis berlatar Harlem ini dikenal sebagai kisah cinta tragis tentang pasangan muda yang terpisah oleh sistem hukum yang rasis. Pedro Pascal memang bukan pemeran utama, tapi kehadirannya sebagai karakter pendukung memberi warna penting dalam jaringan relasi sosial film ini.

Disutradarai Barry Jenkins, If Beale Street Could Talk menempatkan cinta sebagai bentuk perlawanan. Di tengah ketidakadilan struktural, setiap sentuhan terasa politis, setiap pelukan jadi bentuk keberanian. Pascal tampil kalem, nyaris understated, tapi justru itu yang membuat karakternya terasa manusiawi.

Film ini kerap dibaca lewat lensa cinta kaum "minoritas," tentang tubuh-tubuh yang tak sepenuhnya aman di dunia. Sebuah fondasi tematik yang nantinya makin jelas dalam proyek-proyek Pascal berikutnya.

2. Strange Way of Life (2023)

Strange-Way-of-Life.jpg
Strange Way of Life (dok. BTeam Pictures/Strange Way of Life)

Inilah proyek yang secara terang-terangan menempatkan Pascal dalam romansa queer. Disutradarai Pedro Almodóvar, short movie bergaya western ini mempertemukan dua mantan kekasih yang sudah lama berpisah.

Pascal dan Ethan Hawke memerankan dua pria yang membawa sejarah cinta, luka, dan kerinduan ke tengah lanskap gurun yang sunyi. Hubungan mereka tidak dibingkai secara sensasional, melainkan penuh jeda, tatapan panjang, dan dialog yang sarat subteks.

Strange Way of Life terasa seperti puisi pendek tentang cinta yang terlambat. Bukan soal "akankah mereka bersama lagi?", tapi tentang bagaimana kenangan tetap hidup di tubuh seseorang. Singkat, tapi emosinya menancap.

3. Materialists (2025)

Apakah Materialists Punya Post-credit Scene.jpg
Materialists (dok. A24/Materialists)

Di Materialists, Pascal masuk ke wilayah rom-com modern yang lebih sinis. Film ini menguliti relasi cinta di era kapitalisme lanjut, ketika afeksi sering bercampur dengan status sosial dan ambisi personal.

Karakter Pascal digambarkan sebagai pria dewasa yang karismatik, tapi juga emosinya terkunci rapat. Relasi yang ia jalani tidak sederhana: ada tarik-ulur antara ketulusan dan kepentingan, antara ingin dicintai dan takut kehilangan kontrol.

Banyak penonton melihat Materialists sebagai kritik terhadap maskulinitas tradisional. Di film ini, Pascal bermain di wilayah abu-abu itu dengan efektif, berbanding terbalik dengan karakter yang dibintangi Chris Evans.

4. De Noche (TBC)

De Noche.jpg
De Noche (dok. A24/Materialists | Paramount Pictures/Top Gun: Maverick)

Masih minim detail, De Noche digadang-gadang sebagai proyek romantis bernuansa gelap dan intim. Dari bocoran awal, film ini disebut akan mengeksplorasi hubungan antarpria dalam suasana malam yang melankolis, dengan fokus pada kesepian urban dan pencarian identitas.

Kalau mengikuti pola pilihan proyek Pascal belakangan, besar kemungkinan De Noche akan kembali bermain di ranah queer. Meski belum rilis, film ini sudah bikin penasaran para penggemarnya. Selain dirinya, film ini akan dibintangi juga oleh Danny Ramirez.

Itulah tadi empat film romantis yang dibintangi Pedro Pascal. Mana yang ingin kamu tonton dalam waktu dekat?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria
Follow Us

Latest in Hype

See More
Lirik Lagu o, Tuan - .Feast

Lirik Lagu o, Tuan - .Feast

25 Feb 2026, 16:37 WIBHype