Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tips Dekorasi yang Tetap Terlihat Bagus 10 Tahun Lagi Menurut Desainer

Tips Dekorasi yang Tetap Terlihat Bagus 10 Tahun Lagi Menurut Desainer
ilustrasi ruangan tamu (pexels.com/naimbic)
  • Desainer menyarankan furnitur antik sebagai aksen, dipadukan dengan elemen modern untuk menghadirkan karakter, kehangatan, dan tampilan personal tanpa membuat ruangan terasa kuno.
  • Kayu alami berprofil sederhana serta tekstur organik seperti anyaman dan rafia dinilai fleksibel, hangat, dan mampu menjaga ruangan tetap relevan di tengah perubahan gaya interior.
  • Warna terinspirasi alam, aksen kaca berkarakter, serta elemen built-in seperti rak dan window seat menawarkan dekorasi personal, fungsional, dan tidak mudah terasa usang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tren dekorasi rumah memang terus berganti, tetapi bukan berarti kamu harus ikut mengubah tampilan rumah setiap kali gaya baru muncul. Para desainer justru menilai ada sejumlah pilihan dekorasi yang punya karakter klasik sehingga tetap menarik meski tren interior sudah berubah.

Kalau kamu ingin rumah yang tetap terasa nyaman dan enak dipandang dalam jangka panjang, konsep timeless bisa menjadi pertimbangan. Mulai dari furnitur antik hingga elemen built-in, berikut beberapa dekorasi yang bisa kamu pilih sekarang dan tetap terlihat bagus 10 tahun lagi.

  1. 1. Gunakan furnitur antik sebagai aksen

    ilustrasi ruangan berisikan furnitur
    ilustrasi ruangan berisikan furnitur (pexels.com/emrecan)

    Furnitur antik punya daya tarik yang berbeda karena tidak hanya menawarkan tampilan, tetapi juga karakter dan cerita dari masa lalu. Agar ruangan gak terasa seperti kapsul waktu, kamu bisa memadukannya dengan furnitur atau dekorasi yang lebih modern.

    Meja makan antik, peti vintage di area pintu masuk, atau satu kursi lawas bisa menjadi titik perhatian tanpa membuat seluruh ruangan terasa kuno. Perpaduan benda lama dan baru justru dapat memberikan kesan hangat sekaligus membuat dekorasi lebih personal.

    “Benda-benda ini menghadirkan keahlian pengerjaan, patina, serta rasa sejarah yang tidak bisa begitu saja ditiru oleh furnitur produksi massal,” ujar Jourdan Fairchild, desainer interior dan pendiri Jourdan Fairchild Design, dikutip dari Martha Stewart.

  2. 2. Pilih kayu alami untuk furnitur dan kabinet

    ilustrasi furnitur kayu
    ilustrasi furnitur kayu (pexels.com/vladakarpovich)

    Kayu alami termasuk material yang bisa mengikuti berbagai perubahan gaya interior tanpa kehilangan daya tariknya. Material ini dapat digunakan pada kabinet, lantai, meja, hingga furnitur sehingga kamu gak harus menggantinya ketika tren desain berubah.

    Untuk mendapatkan tampilan yang lebih timeless, pilih bentuk dengan garis sederhana dan klasik agar keindahan serat kayu tetap menjadi perhatian utama. Warna kayu yang hangat juga dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman sekaligus memberikan fondasi yang mudah dipadukan dengan dekorasi lain.

    “Material ini memiliki kualitas yang tak lekang oleh waktu, profil sederhana seperti model slab atau shaker dari kayu alami tetap relevan selama beberapa dekade dan mudah beradaptasi dengan perubahan gaya,” ujar Heather Hilliard, desainer interior dan pendiri Heather Hilliard Design, dikutip dari Martha Stewart.

  3. 3. Tambahkan tekstur organik

    ilustrasi ruangan dengan houseplant
    ilustrasi ruangan dengan houseplant (pexels.com/jonathanborba)

    Ruangan yang terlalu didominasi permukaan rapi dan garis tegas bisa terasa kaku, sehingga tekstur organik dapat menjadi penyeimbang. Keranjang anyaman, karpet rafia, atau material alami lainnya bisa memberikan sentuhan lembut tanpa membuat ruangan terlihat terlalu mengikuti tren tertentu.

    Kamu bisa memadukan tekstur tersebut dengan furnitur bergaris sederhana agar tampilannya tetap seimbang. Perpaduan ini membuat ruangan terasa lebih hangat dan punya kedalaman visual tanpa harus dipenuhi banyak aksesori.

    “Interior yang paling mampu bertahan lama adalah interior yang menyeimbangkan garis-garis bersih dengan tekstur organik. Hasilnya terasa hangat, mengundang, dan kecil kemungkinannya terlihat ketinggalan zaman,” ujar Heather Hilliard.

  4. 4. Coba warna yang terinspirasi dari alam

    ilustrasi ruang tamu
    ilustrasi ruang tamu (pexels.com/vikaglitter)

    Warna yang terinspirasi dari alam bisa menjadi pilihan menarik kalau kamu ingin rumah terasa natural dan tetap fleksibel. Selain hijau dan biru, warna seperti burgundy, oker hangat, plum tua, terakota, hingga cokelat bernuansa lumut juga dapat memberikan karakter pada ruangan.

    Kamu gak harus mengecat seluruh rumah dengan warna-warna tersebut karena aksen kecil pun sudah cukup untuk memberikan perubahan. Coba gunakan warna alam pada dinding, lis, kamar mandi, upholstery, atau aksesori agar lebih mudah disesuaikan ketika selera dekorasimu berubah.

    “Warna-warna ini ada di sekitar kita. Warna-warna tersebut sudah ada sejak dahulu dan itulah alasan mengapa warna-warna ini tidak pernah benar-benar ketinggalan zaman,” ujar Jourdan.

  5. 5. Masukkan elemen kaca yang punya karakter

    ilustrasi vas bunga dari botol
    ilustrasi vas bunga dari botol (pexels.com/rdne)

    Kaca merupakan material yang bisa tetap terlihat menarik meski tren dekorasi berganti-ganti. Kamu bisa menggunakannya melalui vas, nampan dekoratif, atau lampu dengan bentuk yang unik untuk memberikan aksen tanpa membuat ruangan terasa terlalu mengikuti zaman.

    Kaca murano juga disebut sebagai salah satu pilihan yang telah lama diminati dan masih diproduksi oleh para pengrajin hingga saat ini. Benda kaca yang dibuat secara handmade dapat memberikan sentuhan artistik sekaligus karakter yang membuat dekorasi terasa lebih personal.

  6. 6. Manfaatkan elemen built-in

    ilustrasi ruangan dengan rak buku
    ilustrasi ruangan dengan rak buku (pexels.com/curtis-adams)

    Elemen built-in dibuat khusus untuk mengikuti ukuran dan kebutuhan ruangan sehingga cenderung terasa menyatu dengan arsitektur rumah. Rak buku, meja kerja terintegrasi, hingga window seat bukan hanya bisa mempercantik ruangan, tetapi juga memberikan fungsi seperti penyimpanan tambahan atau tempat duduk.

    Karena sifatnya lebih permanen, built-in bisa menjadi investasi dekorasi yang gak gampang terasa usang. Selain membuat ruangan terlihat lebih rapi, elemen ini juga memberikan karakter yang lebih personal karena dirancang khusus untuk ruang yang kamu miliki.

    “Baik berupa window seat, rak buku, maupun meja kerja yang terintegrasi, custom millwork memberikan kesan permanen, fungsi, dan kepribadian,” ujar Heather.

    Rumah yang timeless bukan berarti harus terlihat kuno atau monoton. Justru kombinasi material alami, furnitur berkarakter, tekstur organik, dan elemen yang fungsional bisa membuat rumah tetap terasa personal meski tren interior terus berubah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More