Tidak semua luka di masa kecil meninggalkan bekas yang terlihat. Ada anak yang tumbuh tanpa bentakan, tanpa hukuman fisik, bahkan tanpa konflik besar di rumah. Namun, ada satu hal yang diam-diam hilang, yaitu perhatian terhadap kebutuhan emosional.
Ketika perasaan sedih, marah, takut, atau kecewa terus-menerus diabaikan, seseorang bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa emosinya tidak penting. Pengalaman inilah yang sering dikaitkan dengan child neglect atau pengabaian emosional pada anak. Berbeda dengan kekerasan fisik, child neglect sering tak disadari. Banyak orang baru memahami dampak berikut ketika sudah dewasa.
