ilustrasi ibu dan anak menghabiskan waktu bersama (pexels.com/nicolabarts)
Generasi Alpha tumbuh di lingkungan yang lebih beragam dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka terbiasa melihat berbagai latar belakang, minat, dan cara seseorang mengekspresikan dirinya. Hal ini membuat mereka cenderung lebih mudah menerima perbedaan.
Dari Generasi Alpha, orangtua milenial dapat belajar untuk lebih terbuka dan berempati terhadap orang lain. Sikap menerima tanpa menghakimi menjadi bekal penting untuk membangun hubungan yang lebih hangat dan saling memahami, baik dengan anak maupun orang-orang di sekitar.
"Mereka tumbuh di tengah masyarakat yang lebih beragam sehingga lebih terbuka terhadap orang-orang yang berbeda dari diri mereka sendiri," ujar Deborah Carr, PhD, Profesor Sosiologi sekaligus Direktur Center of Innovation in Social Science di Boston University, dikutip dari Parents.
Generasi Alpha membuktikan bahwa proses belajar antara orangtua dan anak bisa berjalan dua arah. Dari mereka, orangtua milenial dapat belajar untuk lebih empatik, terbuka terhadap perubahan, dan menghargai perbedaan.