Bayangkan kamu berada di tengah kerumunan demonstran. Di sekelilingmu, orang-orang mengangkat tangan dengan tiga jari terbuka. Sebagian membawa poster dengan kombinasi warna hijau, biru, dan merah. Ada pula yang menggunakan gambar atau tanda tertentu untuk menyampaikan pesan. Menariknya, orang-orang yang mungkin gak saling mengenal itu bisa memahami bahwa mereka sedang menyuarakan keresahan yang sama melalui simbol-simbol tersebut.
Dalam aksi demonstrasi, pesan memang bisa disampaikan melalui orasi, spanduk, dan tuntutan tertulis. Namun, simbol visual juga sering mengambil peran penting dalam menyampaikan aspirasi. Gestur three-finger salute yang terinspirasi dari The Hunger Games, kombinasi tiga warna yang ramai dibicarakan, hingga simbol salib merah yang ramai karena dibawa oleh Persatuan Mahasiswa Katolik RI di demo baru-baru ini. Lantas, mengapa demonstrasi kerap menggunakan simbol tertentu? Apakah keberadaannya memang diperlukan?