Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Alasan Mengapa Mengulang Sesuatu Bisa Bikin Kamu Makin Jago

4 min read
Alasan Mengapa Mengulang Sesuatu Bisa Bikin Kamu Makin Jago
ilustrasi belajar depan laptop (pexels.com/roxanneminnish)
Share Article

Pernah gak kamu merasa sesuatu yang awalnya sulit jadi lebih mudah setelah berkali-kali mencobanya? Mulai dari bermain alat musik, berolahraga, hingga menghafalkan informasi, pengulangan membuat kamu semakin terbiasa dengan hal yang sedang dipelajari. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa cara ini bisa membantu kamu semakin menguasainya.

Pengulangan gak hanya memperkuat informasi, tetapi juga membantu membangun kebiasaan dan membuat sesuatu terasa lebih familiar. Bahkan, pengulangan tugas dapat membantu mengubah ingatan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Lalu, apa saja alasannya? Yuk, simak penjelasannya!

 

 

  1. 1. Membuat informasi semakin familiar

    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)
    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)

    Ketika kamu mengulang sebuah informasi atau tugas, hal tersebut menjadi semakin familiar. Pengulangan membantu memperkuat gagasan dan perilaku baru sehingga lebih mudah dikenali. Karena itu, sesuatu yang awalnya terasa asing bisa menjadi lebih mudah dipahami setelah kamu berulang kali berinteraksi dengannya.

    Hal ini juga berlaku ketika kamu mempelajari keterampilan baru. Semakin sering kamu melakukan tugas yang sama, semakin terbiasa kamu dengan proses yang harus dilakukan. Pengulangan akhirnya membantu kamu bergerak dari tahap belajar menuju tahap yang lebih dikuasai.

  2. 2. Membantu informasi masuk ke memori jangka panjang

    ilustrasi belajar menggunakan laptop (pexels.com/karolinagrabowska)
    ilustrasi belajar menggunakan laptop (pexels.com/karolinagrabowska)

    Pengulangan berperan penting dalam proses belajar karena dapat membantu mengubah ingatan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Misalnya, ketika bertemu seseorang untuk pertama kali, kamu bisa mengulang namanya beberapa kali dalam percakapan agar lebih mudah diingat.

    “Pengulangan sederhana bisa sangat membantu. Jadi, ketika kamu bertemu seseorang yang baru dan mendengar namanya, cobalah mengulang nama tersebut beberapa kali dalam percakapan untuk membantunya masuk ke dalam memori jangka panjang,” ujar Dr Tamsyn Van Rheenen, University of Melbourne, dikutip dari HuffPost.

    Cara ini gak hanya berlaku untuk mengingat nama, tetapi juga informasi lain yang ingin kamu pelajari. Jadi, ketika informasi terasa sulit melekat, kamu bisa mengulanginya beberapa kali untuk membantu mengingatnya.

  3. 3. Membantu membangun kebiasaan

    ilustrasi belajar depan laptop (pexels.com/roxanneminnish)
    ilustrasi belajar depan laptop (pexels.com/roxanneminnish)

    Ketika kamu terus melakukan sesuatu berulang kali, proses tersebut bisa semakin tertanam sehingga kamu gak perlu selalu memikirkannya secara sadar. Kondisi ini memungkinkan suatu tindakan dilakukan dengan lebih terbiasa. Karena itu, pengulangan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan.

    Hal tersebut bisa ditemukan dalam berbagai keterampilan, seperti memainkan alat musik, berbicara menggunakan bahasa baru, atau berlatih olahraga. Pengulangan membantu membangun muscle memory atau ingatan otot sehingga kamu semakin terbiasa melakukan suatu keterampilan. Setiap kali mengulanginya, kamu mendapatkan kesempatan untuk semakin dekat dengan hasil yang ingin dicapai.

  4. 4. Membuat pengulangan menjadi lebih aktif

    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)
    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)

    Mengulang sesuatu gak selalu berarti membaca atau melakukan hal yang sama berulang kali. Kamu juga bisa menguji diri sendiri untuk mengetahui apakah informasi yang dipelajari benar-benar sudah tersimpan dalam ingatan.

    “Pengujian adalah hal yang sangat penting. Ujilah dirimu sendiri secara bermakna untuk mengetahui apakah kamu benar-benar memahami informasi tersebut. Dalam hal ini, cara tersebut hampir seperti meniru metode yang dilakukan siswa ketika belajar, mereka bukan hanya membaca dan mengenali materi, tetapi kemudian menyimpan materi tersebut dan memastikan bahwa mereka mampu mengingatnya kembali,” ujar Muireann Irish, Associate Professor bidang Psikologi, dikutip oleh HuffPost.

    Salah satu caranya adalah mencoba mengingat kembali isi materi setelah selesai membaca tanpa melihat catatan. Dengan begitu, kamu gak hanya mengenali informasi, tetapi juga berusaha memanggilnya kembali dari ingatan.

  5. 5. Memberi kesempatan untuk memahami sesuatu lebih dalam

    ilustrasi belajar (pexels.com/georgedolgikh)
    ilustrasi belajar (pexels.com/georgedolgikh)

    Saat pertama kali mengalami sesuatu, kamu mungkin belum menangkap semua detailnya. Mengulang pengalaman tersebut memberi kesempatan untuk memperhatikannya lebih saksama dan menemukan hal-hal yang sebelumnya terlewat.

    Pengulangan juga memungkinkan kamu memahami sebuah pengalaman secara lebih mendalam, baik saat mempelajari keterampilan maupun menikmati sesuatu yang kompleks seperti musik. Jadi, mengulang sesuatu gak selalu berarti mendapatkan pengalaman yang sama karena kamu bisa menemukan pemahaman baru.

  6. 6. Membantu membangun rasa nyaman terhadap suatu hal

    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)
    ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)

    Sesuatu yang awalnya terasa asing bisa terasa lebih nyaman setelah berulang kali dialami. Dalam psikologi, mere exposure effect menunjukkan bahwa rasa familiar terhadap sesuatu dapat membuatnya semakin disukai, termasuk pada pengalaman seperti menikmati kopi atau mendengarkan musik.

    Pengulangan juga membuat musik terasa lebih menyenangkan karena kita bisa mengenali ritme atau motif yang muncul kembali. Sebaliknya, melodi yang setiap bagiannya benar-benar berbeda akan lebih sulit diingat.

    Jadi, kalau ingin semakin jago dalam sesuatu, jangan takut mengulanginya berkali-kali. Terus berlatih, mencoba, dan belajar secara konsisten agar kemampuanmu semakin terbentuk.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More