ilustrasi bingung (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Kabar buruk kadang membuat kita ingin membantu, tetapi tidak tahu bantuan seperti apa yang dibutuhkan. Mau datang takut mengganggu, mau menelepon takut orang tersebut sedang ingin sendiri, sementara menawarkan bantuan juga kadang terasa canggung. Dalam situasi seperti ini, kita boleh bertanya langsung daripada sibuk menebak-nebak.
“Sekarang kamu butuh ditemani atau mau sendiri dulu?” bisa menjadi awal yang sederhana. Kalau dia membutuhkan sesuatu, kita bisa membantu sebatas kemampuan yang ada. Kalau ternyata dia hanya ingin waktu sendiri, kita juga bisa menghargainya sambil tetap memberi tahu bahwa kita siap kalau sewaktu-waktu dibutuhkan.
Kita tidak selalu punya kalimat yang tepat setiap kali mendengar kabar buruk. Kadang yang keluar hanya beberapa kata sederhana, kadang kita memilih diam karena masih mencoba memahami keadaan. Selama kita tidak sengaja meremehkan kesedihan orang lain, respons yang jujur dan sewajarnya tetap merupakan bentuk kepedulian.