Pernah merasa hidupmu ketinggalan setelah melihat teman pergi liburan, bekerja di perusahaan impian, menghadiri konser, mencoba restoran baru, mencoba kuliner viral, atau sekadar berkumpul tanpa mengajakmu? Perasaan seperti ini dikenal sebagai fear of missing out (FOMO). Singkatnya, FOMO adalah rasa takut ketinggalan pengalaman atau informasi yang sedang dinikmati orang lain.
Sebenarnya, FOMO bukanlah hal baru. Namun, kehadiran media sosial membuat perasaan tersebut jauh lebih mudah muncul. Kini, kita bisa melihat aktivitas orang lain hampir sepanjang waktu, bahkan ketika mereka sedang tidak berada di dekat kita. Masalahnya, media sosial tidak hanya memperlihatkan kehidupan orang lain. Cara platform dirancang juga dapat membuat kita terus memperhatikan apa yang sedang dilakukan orang lain. Lantas, kenapa media sosial bisa membuat FOMO semakin kuat?
