Kenapa Merchandise Piala Dunia Selalu Terasa Nostalgic?

- Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni–19 Juli, dan antusiasme publik meningkat lewat pembelian merchandise resmi FIFA seperti baju, mainan, hingga hiasan dinding.
- Merchandise Piala Dunia memicu nostalgia karena berkaitan dengan emosi positif dan kenangan masa lalu yang memberi rasa hangat serta kebahagiaan bagi penggemarnya.
- Nostalgia juga muncul dari pengalaman sensoris—aroma, suara, atau sentuhan—yang mengaktifkan memori lama saat seseorang melihat atau menggunakan merchandise tersebut.
Momen yang digelar tiap empat tahun sekali, Piala Dunia, akan kembali hadir pada 11 Juni - 19 Juli 2026. Mulai banyak orang menunjukkan antusiasme mereka dalam menonton Piala Dunia 2026, salah satunya dengan membeli merchandise. FIFA secara resmi mengeluarkan berbagai merchandise baik itu baju, mainan, hingga hiasan dinding.
Kamu mungkin gak ingat skor pastinya atau bahkan siapa yang menang. Tapi, ada hal-hal kecil yang mungkin kamu ingat tanpa sadar tentang Piala Dunia. Entah itu suara komentator, suara teriakan orang-orang yang menonton bersama, atau barang-barang kecil yang berkaitan dengan Piala Dunia. Nah sebenarnya, kenapa sih merchandise Piala Dunia bisa membawa kembali nostalgia?
1. Berhubungan dengan kumpulan emosi

Nostalgia sebenarnya sangat berhubungan emosi. Penulis dan ilmuwan psikologi Arlin Cuncic dalam dalam Very Well Mind menjelaskan bahwa nostalgia dipicu oleh sesuatu yang mengingatkan seseorang pada pengalaman di masa lalu. Nostalgia juga bisa dianggap sebagai kenangan akan kebahagiaan atau sumber penghiburan saat sedang sedih atau kesusahan.
Ia menjelaskan bahwa ada positive nostalgia dan negative nostalgia. Mungkin perasaan nostalgia muncul karena memang berhubungan dengan emosi. Ada kenangan positif yang kamu dapatkan dari merchandise tersebut sehingga kamu merasakan kehangatan atau kebahagiaan saat melihatnya lagi.
2. Bukan sekadar barang tapi bisa memicu ingatan

Merchandise bukan sekadar barang, melainkan suatu hal yang bisa memicu ingatan. Dari suatu objek fisik, ada kekuatan unik yang bisa memicu otak untuk mengaitkannya dengan suatu memori. Hal ini dijelaskan dalam jurnal berjudul "Souvenirs and other personal objects Reminding of past events and significant others in the transition to university (2002)".
Perasaan nostalgia yang muncul berhubungan dengan memori spesifik yang berkaitan dengan barang itu. Entah itu kebersamaan, momen-momen kebahagiaan, atau perasaan aman yang timbul.
3. Nostalgia berhubungan dengan pengalaman sensoris

Perasaan nostalgia yang muncul bisa disebabkan oleh pengalaman sensoris yang kamu rasakan. Dilansir UF Medical Physiology, kelima indera manusia merupakan perantara luar biasa yang bisa menimbulkan rasa nostalgia itu dan mengaktifkan memori.
Dari merchandise, mungkin kamu akan menghirup aroma tertentu, mendengar lagu lama, foto-foto lama, atau menyentuh suatu hal yang langsung membangkitkan kenangan dari masa lalu. Hal ini juga bisa menjelaskan kenapa ada perasaan nostalgia ketika kamu mendengar lagu tema Piala Dunia atau melihat jersey.
Nah, coba cek lemarimu. Kalau kamu punya kaos atau syal Piala Dunia, apa yang pertama kali kamu rasakan saat melihatnya?



















