Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pertimbangan Kenapa Break Lebih Baik Daripada Putus

5 Pertimbangan Kenapa Break Lebih Baik Daripada Putus
Unsplash/ Kristina Litvjak

Menghadapi masalah saat menjalin hubungan asmara adalah hal biasa. Setiap pasangan pasti pernah mengalaminya. Entah itu persoalan sepele atau rumit sekalipun. Terpenting, jika ada masalah keduanya harus bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin. Sementara kesampingkan dulu ego masing-masing.

Namun, kenyataannya ada beberapa pasangan kekasih yang memilih jalan pintas untuk merampungkan problem mereka. Yakni, putus. Memang kedengarannya mudah karena memang status pacaran tidak terikat oleh hukum, layaknya pernikahan. Tapi, tak jarang pula setelah putus, justru keduanya baru merasa menyesal. Pada akhirnya, mereka berupaya untuk rujuk kembali.

Ketimbang mesti putus nyambung begitu, ada cara lain yang bisa kamu tempuh saat menemui jalan buntu. Kamu bisa mengajak pasanganmu untuk rehat sejenak dari hubungan asmara ini, dengan kata lain adalah break. Banyak kelebihan yang bisa kalian dapat lho, dengan memilih break daripada langsung putus. Gak percaya? Berikut lima di antaranya.

1. Bisa saling introspeksi diri

Unsplash/ Charlie Foster
Unsplash/ Charlie Foster

Meski acap kali dianggap membuat hubungan jadi menggantung, tapi dengan memilih break sejenak, kalian justru bisa saling mengkoreksi diri. Jika langsung putus, terkadang, kamu malah akan sibuk membenahi hati dan mencari penghiburan dengan melimpahkan kesalahan pada mantan. Kalau break, saat pikiran sudah sama-sama tenang dan kepala mulai dingin, kalian bisa nih saling mengoreksi diri masing-masing. Apa sih yang jadi akar permasalahannya, dan bagaimana cara yang tepat buat memperbaikinya.

2. Punya waktu untuk diri sendiri

Unsplash/ Kleiton Silva
Unsplash/ Kleiton Silva

Mungkin selama ini kalian sama-sama jenuh dengan hubungan yang dijalani. Rasa bosan tentu akan mudah menghampiri. Tapi, daripada menjadikannya alasan untuk menyudahi asmara ini, mending ambil waktu sejenak untuk bisa memisahkan diri satu sama lain. Saat tengah menjalani masa break, gunakan waktu untuk menyenangkan dirimu sendiri.

Bisa juga, kamu mengambil solo travelling ke pantai atau wisata kuliner ke luar kota. Dengan begitu, setelah rampung liburan dan kembali ke rutinitasmu lagi, pasti sosok dia bakal jadi salah satu orang yang dirindukan. Begitu pula sebaliknya.

3. Memastikan perasaan sekali lagi

Unsplash/ Toa Heftiba
Unsplash/ Toa Heftiba

Saat tengah menjalani masa break, kamu bisa bertanya pada dirimu sendiri, selama ini cintamu ke dia kian bertambah atau malah sudah pupus tak tersisa. Pastikan pula, setelah melewati banyak waktu bersama, apakah pernah terlintas di benakmu, untuk menghabiskan lebih banyak lagi waktu bersama dengannya. Atau justru sebaliknya, berjauhan dengan dia malah membuatmu tenang dan damai, tak ada rindu yang mengusik lewat mimpi. Apalagi perasaan ingin segera bertemu kembali.

Biarkan dia juga menanyakan hal yang sama pada dirinya, ya. Kemudian, sepahit apapun keputusannya nanti, kamu mesti bisa menerimanya dengan lapang dada.

4. Kalian bisa rujuk kapanpun tanpa mesti merasa malu

Unsplash/Priscilla Du Preez
Unsplash/Priscilla Du Preez

Bila kamu sudah yakin ingin terus melewati lebih banyak hari bersamanya, gak perlu susah payah ngajak balikan segala. Karena memang, belum terucap kata putus antara kalian berdua. Kamu juga gak perlu merasa malu, seperti saat ingin meminta kembali ke pelukan mantan. Justru setelah bersama lagi, kalian bakal lebih bisa menghargai satu sama lain.

Dengan mengakui kekurangan masing-masing serta legowo memaafkan pasangan, lain kali gak bakal deh terulang kesalahan yang sama. Jadi makin mesra kan nantinya.

5. Tak akan ada sesal di kemudian hari

Unsplash/ Benjaminrobyn Jespersen
Unsplash/ Benjaminrobyn Jespersen

Semua orang pasti setuju, yang namanya penyesalan itu selalu datang belakangan. Gegabah memutuskan hubungan, akan berdampak pada rasa sesal di dada. Ternyata kalian gak mesti berpisah secepat ini, ternyata masalah itu terlalu sepele dan seharusnya bisa dirampungkan baik-baik tanpa harus putus.

Beda cerita ketika kalian memilih break dulu. Kalaupun pilihan finnal-nya adalah berpisah, gak akan berbuntut penyesalan. Ini karena, keputusan itu sudah dipikirkan matang-matang dan dengan kepala dingin.

Bagaimana sudah punya gambaran kan, pada akhirnya mau break dulu atau mau langsung putus semua terserah kamu. Terpenting, apapun pilihannya mesti diambil dengan hati yang tenang dan pikiran yang adem ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Angel Rose
EditorAngel Rose
Follow Us