Zaman memang sudah maju. Akan tetapi, budaya patriarki masih kuat di masyarakat Indonesia. Antara saudara yang beda jenis kelamin saja, perlakuannya sering kali tidak sama. Anak perempuan sejak kecil seakan-akan dididik untuk melayani dan mengalah pada saudara laki-laki.
Bagi perempuan, besar di keluarga patriarki sudah bikin agak trauma. Apalagi kalau kamu sebagai perempuan menikah dengan pria yang menganut budaya patriarki. Bisa-bisa kehidupanmu pascamenikah jauh dari kebahagiaan.
Kemungkinan bersuami patriarki masih bisa dicegah dengan sikap selektif sejak masa pacaran. Pahami sejak awal tanda-tandanya dan jangan beli kucing dalam karung. Mending nikahnya nanti-nanti daripada terjebak dalam pernikahan dengan suami patriarki. Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, cara terhindar dari tipe suami patriarki berikut ini bisa diperhatikan.
