Ilustrasi kencan (pexels.com/cottonbro studio)
Setiap orang memiliki kekurangan dan keunikan masing-masing. Keunikan yang tidak berbahaya bagi satu orang bisa menjadi ketidakcocokan yang nyata bagi orang lain.
Misalnya, jika seseorang bersepeda sekitar 160 km per minggu, itu mungkin sama sekali tidak relevan bagi satu pasangan dan menjadi masalah signifikan bagi pasangan lainnya. Tanya pada diri sendiri, apakah beige flag itu hanya sekadar keunikan atau apakah itu memengaruhi hubunganmu dengan gebetan.
Karena penilaian beige flag sangat subjektif, cobalah untuk menahan diri dalam membuat penilaian atas perbedaan kecil dan tidak menyinggung pasangan, ketika pertama kali mengenalnya.
“Mempelajari kebiasaan seseorang adalah bagian dari proses mengenal calon pasangan. Beige flag ialah proses. Kamu belum memutuskan satu atau lain hal. Kamu masih menjajakinya untuk melihat bagaimana perasaanmu," ungkap Kathryn Smerling, PhD, LSCW, seorang terapis keluarga yang berbasis di New York, dikutip dari Womens Health Mag.
Keselarasan dalam isu-isu yang lebih penting, misalnya, apakah kamu berdua mencari hubungan kasual yang menyenangkan atau sesuatu yang serius, seharusnya menjadi prioritas. Kamu bukanlah orang jahat jika pada akhirnya menyadari bahwa ada tanda beige flag dari gebetanmu. Bila itu adalah kebiasaan atau sifat yang mengganggu, sesuatu yang tidak dapat kamu terima, atau kebiasaan aneh yang menimbulkan reaksi mendalam, tidak apa-apa untuk memilih untuk tidak berada di dekat mereka lagi.
“Akan selalu ada kesamaan dan perbedaan antara seseorang dengan. Selama perbedaan tersebut bukan pertanda buruk, mentoleransi perbedaan dan kebiasaan masing-masing adalah bagian normal dari sebuah hubungan," jelas Cara Gardenswartz, PhD, psikolog klinis dan pendiri Group Therapy LA dan Group Therapy NY, dilansir Womens Health Mag.
Kesimpulannya, menemukan tanda beige flag pada gebetan bukan hal yang salah. Bahkan, hal ini wajar selama masa pendekatan. Jika ada hal yang tidak membuatmu nyaman, kamu punya hak untuk menjauh dari hubungan itu.
Sebaliknya, jika berada di dekat gebetan membuatmu merasa aman dan kamu suka berada di sekitarnya, hubungan tersebut bisa dilanjutkan. So, enjoy the process dan jangan terlalu buru-buru dalam menilai dalam masa penjajakan ini. Semoga kamu gak bingung lagi, ya!