Perubahan Gaya Fashion Gen Z Vs. Milenial, Mana yang Lebih Statement?

- Perubahan gaya antara milenial dan gen Z terlihat jelas melalui koleksi UNIQLO Spring/Summer 2026, menyoroti pergeseran dari siluet slim ke potongan longgar yang lebih bebas dan ekspresif.
- Gen Z menghadirkan pendekatan kasual modern lewat denim baggy, jorts panjang, serta sweat pants lebar yang tetap terstruktur, berbeda dengan gaya clean dan fitted khas milenial.
- Layering dan proporsi menjadi kunci tampilan baru; outerwear serta atasan crop atau boxy memberi ruang eksplorasi bagi gen Z, sementara milenial tetap mengutamakan kesederhanaan rapi.
Perkembangan fashion selalu berjalan seiring dengan perubahan gaya hidup dan karakter generasi. Apa yang dulu dianggap stylish oleh milenial, kini mulai bergeser di tangan gen Z yang lebih ekspresif dan eksploratif. Perbedaan ini bukan sekadar tren, tetapi juga mencerminkan cara tiap generasi memaknai kenyamanan, fungsi, dan identitas diri.
Melalui kurasi koleksi Spring/Summer 2026 dari UNIQLO, terlihat jelas bagaimana pergeseran gaya ini terjadi. Mulai dari siluet, layering, hingga cara memadupadankan outfit, semuanya menunjukkan perubahan pendekatan dalam berpakaian. Berikut perbedaan gaya antara milenial dan gen Z yang semakin terlihat saat ini.
1. Evolving silhouettes: Dari slim ke barrel

Setelah lama didominasi potongan slim dan fitted, gaya milenial mulai bergeser seiring hadirnya pendekatan baru dari gen Z. Jika milenial identik dengan tampilan rapi yang mengikuti bentuk tubuh, gen Z lebih memilih siluet longgar yang terasa bebas. Perubahan ini menunjukkan kebutuhan akan kenyamanan sekaligus ruang eksplorasi dalam gaya sehari-hari.
Barrel pants menjadi salah satu highlight dalam tren ini karena menghadirkan volume yang lebih berani. Mulai dari celana barel jersey hingga barel cargo, semuanya menawarkan tampilan yang lebih statement, namun tetap fleksibel. Dipadukan dengan atasan fitted atau layering longgar, hasilnya tetap terlihat seimbang dan standout.
2. Relaxed denim, jorts, & sweat collection: Kasual dengan struktur

Denim kini hadir dengan pendekatan yang lebih santai tanpa kehilangan struktur. Milenial cenderung memilih potongan clean, seperti jeans lurus yang terlihat rapi dan versatile. Sementara, gen Z lebih berani dengan siluet baggy yang tetap membentuk garis tubuh secara halus.
Di sisi lain, jorts dan koleksi sweat semakin mempertegas arah gaya kasual yang lebih modern. Jorts dengan potongan panjang memberi kesan santai, namun tetap rapi saat dipadukan dengan atasan clean. Sementara, celana sweat dengan siluet lebar membawa gaya athleisure ke level yang lebih chic dan minimal.
3. The power of layering

Outerwear kini bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi penentu tampilan. Milenial cenderung menggunakan layering secara fungsional, sedangkan gen Z menjadikannya bagian dari statement style. Kehadiran berbagai model jaket membuat layering semakin relevan untuk keseharian.
Mulai dari harrington hingga hoodie oversize, semuanya hadir dengan siluet yang clean dan modern. Cukup menambahkan satu outerwear, tampilan bisa langsung terasa lebih hidup. Untuk mobilitas tinggi, jaket parka juga jadi pilihan praktis yang tetap stylish.
4. The women’s tops: Bermain proporsi dalam gaya sehari-hari

Untuk menyeimbangkan bawahan bervolume, atasan fitted menjadi kunci. Milenial cenderung memilih potongan simpel yang mengikuti tubuh untuk tampilan rapi. Sementara, gen Z lebih berani bermain proporsi lewat crop top atau T-shirt dengan potongan pendek.
Di sisi lain, pilihan seperti T-shirt Henley atau kemeja boxy denim menghadirkan variasi gaya yang lebih modern. Siluet lebar dengan sentuhan struktural membuat tampilan tetap ringan, namun berkarakter. Dipadukan dengan bawahan longgar atau dijadikan outer, hasilnya terlihat lebih elevated.
5. Everyday essentials dengan perspektif baru

T-shirt tetap jadi item andalan dalam berbagai gaya. Namun, kini perannya tidak lagi sekadar basic, melainkan ikut membentuk keseluruhan tampilan. Gen Z memanfaatkannya sebagai elemen styling, sementara milenial tetap mengandalkannya untuk gaya simpel.
Pilihan seperti AIRism T-shirt oversize hingga model klasik dengan warna segar membuatnya semakin fleksibel. Koleksi kolaborasi dengan desain lebih playful. juga memberi sentuhan berbeda pada tampilan kasual. Hasilnya, T-shirt bisa tampil lebih dinamis tanpa kehilangan kesan clean.
Perbedaan gaya milenial dan gen Z menunjukkan bahwa fashion selalu bergerak mengikuti ritme zaman. Pada akhirnya, gaya yang paling statement adalah yang terasa nyaman dan benar-benar merepresentasikan diri kamu.