Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Orang Terjebak Lift MRT Lebak Bulus Saat Blackout Jakarta

10 Orang Terjebak Lift MRT Lebak Bulus Saat Blackout Jakarta
Damkar Jaksel evakuasi penumpang yang terjebak di Lift MRT/ dok Damkar Jaksel
Intinya Sih
  • Sebanyak 10 orang terjebak di lift Stasiun MRT Lebak Bulus akibat gangguan listrik yang menyebabkan fasilitas stasiun berhenti beroperasi.
  • Damkar Jakarta Selatan mengerahkan satu unit Fire Rescue Truck dan tujuh personel untuk mengevakuasi korban, seluruhnya berhasil diselamatkan tanpa luka.
  • PT MRT Jakarta menyebut gangguan berasal dari pasokan listrik PLN, sempat membuat stasiun blackout sebelum akhirnya layanan dinormalkan kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 10 orang terjebak di dalam lift di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026) petang. Insiden mencekam ini diduga dipicu gangguan listrik di Jakarta yang membuat lift mendadak berhenti dan melumpuhkan sejumlah fasilitas stasiun.

Melalui akun Instagram resmi @damkar Jaksel, dilaporkan petugas menerima aduan dari masyarakat. Merespons laporan tersebut, Damkar Jakarta Selatan langsung mengerahkan satu unit Fire Rescue Truck dengan tujuh personel ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan pihak stasiun dan RBM (Railway Building Maintenance). Setelah memperoleh persetujuan, petugas melakukan pembukaan paksa pintu lift untuk menyelamatkan para penumpang yang terjebak di dalam.

"Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban luka," tulisnya.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartanty, mengungkapkan bahwa gangguan operasional terjadi di sejumlah stasiun pada Kamis, 9 April 2026 pukul 17.57 WIB.

Ia menjelaskan, gangguan tersebut disebabkan kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW), yang berdampak pada terganggunya berbagai fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, hingga eskalator.

"Seluruh stasiun elevated sempat mengalami kondisi blackout, namun saat ini telah berhasil dinormalkan kembali," ujarnya.

MRT Jakarta memastikan telah melakukan langkah penanganan secara cepat, sekaligus terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat pemulihan layanan.

Saat ini, petugas di lapangan masih melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh layanan kembali berjalan normal. Informasi lanjutan akan disampaikan secara berkala.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keselamatan pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami," bebernya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in News

See More