Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

124 Personel Polres Jakpus Tes Urine, Satu Positif Codein

124 Personel Polres Jakpus Tes Urine, Satu Positif Codein
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Intinya Sih
  • Polres Metro Jakarta Pusat melakukan tes urine acak terhadap 124 personel, dan satu orang dinyatakan positif codein karena konsumsi obat batuk sesuai resep dokter.
  • Pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan seluruh anggota yang belum dites akan menjalani pemeriksaan serupa secara mendadak di waktu berikutnya.
  • Kebijakan tes urine serentak ini merupakan perintah Kapolri untuk memastikan seluruh jajaran Polri bebas narkoba, dengan pengawasan internal dan eksternal di semua tingkatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Polres Metro Jakarta Pusat menjalani pemeriksaan urine pada hari ini, Senin (23/2/2026). Hasilnya, satu dari 124 personel yang dites urine secara acak positif zat narkotika codein.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan, satu personel yang positif codein itu karena sedang mengonsumsi obat batuk.

“Tadi pagi langsung dilaksanakan setelah apel pagi kepada kita semua personel Polres Jakpus. Ada temuan satu positif, dikarenakan sedang minum obat batuk racikan. Sesuai dengan resep obatnya ada unsur codein, yang lainnya alhamdulillah negatif,” kata Reynold saat dihubungi.

1. Anggota yang belum akan dites urine tanpa pemberitahuan

ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Reynold menjelaskan, pemeriksaan urine ini dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain 124 orang yang telah diperiksa, personel lainnya akan menyusul untuk dites urine.

“Nanti yang lainnya pasti akan sewaktu-waktu dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ujar dia.

2. Kapolri perintahkan seluruh anggota dites urine

ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)
ilustrasi Polisi (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melaksanakan tes urine secara serentak. Perintah tersebut dikeluarkan menyusul terungkapnya kasus narkoba yang menyeret eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh personel Polri bersih dari penyalahgunaan narkotika untuk menjaga Integritas.

“Berdasarkan perintah Kapolri, Divpropam Polri dan jajaran akan melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine yang akan kami laksanakan di seluruh wilayah atau jajaran Polri secara serentak,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2/2026).

3. Tes urine melibatkan pihak eksternal

WhatsApp Image 2025-07-01 at 09.04.42.jpeg
Ilustrasi Polisi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Trunoyudo menjelaskan, kebijakan ini merupakan bentuk keseriusan Kapolri untuk memastikan pemberantasan narkoba di internal Polri berjalan optimal.

Pelaksanaan tes urine ini akan melibatkan fungsi pengawasan berlapis, baik internal maupun eksternal kepolisian. Mulai dari tingkat Mabes Polri hingga polda dan satuan kewilayahan.

“Pemeriksaan urine tersebut akan melibatkan fungsi pengawas, baik internal maupun eksternal kepolisian, dari level Mabes Polri sampai polda dan jajaran untuk menjaga Integritas,” ujar dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More