Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Tetap Sehat dan Semangat Saat Puasa Ramadan

ilustrasi puasa (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi puasa (pexels.com/Thirdman)
Intinya sih...
  • Mengatur pola makan saat berpuasa, seperti konsumsi makanan tinggi serat pada sahur dan menghindari makanan tinggi minyak saat berbuka.
  • Makan yang cukup dan tidak berlebihan, sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit.
  • Sesuaikan jam dan aktivitas olahraga agar tetap bugar selama berpuasa, dengan melakukan olahraga ringan pada waktu yang tepat.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Memasuki bulan Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Perubahan pola hidup yang terjadi selama periode ini menuntut tubuh untuk beradaptasi, terutama dari segi pola makan hingga aktivitas fisik.

Adaptasi yang tepat diperlukan agar tubuh tetap sehat dan ibadah puasa dapat dijalani dengan penuh semangat sepanjang hari. Apabila dirimu ingin tetap merasa fit selama berpuasa, berikut 5 tips yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dirangkum IDN Times.

1. Mengatur pola makan saat berpuasa

Ilustrasi puasa (pexels.com/Gül Işık)
Ilustrasi puasa (pexels.com/Gül Işık)

Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyesuaian pola makan selama Ramadan menjadi langkah awal yang krusial untuk menjaga kebugaran.

Pada saat sahur, konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur sangat dianjurkan karena dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Sebaliknya, makanan yang tinggi minyak sebaiknya dihindari karena berpotensi menyumbat pembuluh darah dan memicu rasa kantuk di siang hari, sehingga dapat mengganggu produktivitas.

Kemudian, saat berbuka puasa, kebiasaan langsung menyantap makanan dalam porsi besar perlu diubah. Proses makan sebaiknya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan mengonsumsi air putih dan sedikit makanan manis untuk mengembalikan energi secara perlahan. Hal ini penting agar sistem pencernaan tidak kaget dan perut tidak terasa sesak setelah seharian kosong.

2. Makan yang cukup dan tidak berlebihan

ilustrasi makan sahur
ilustrasi makan sahur (freepik.com/freepik)

Lebih jauh, merujuk pada laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), pola makan yang tidak berlebihan juga dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan dari Anas bin Malik ra,  "Nabi SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum salat, jika tidak ada ruthab, maka Beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air." (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan, kebiasaan ini mengajarkan umat Muslim untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan pada malam hari sebelum berpuasa kembali.

Dengan mengikuti tuntunan tersebut, ibadah puasa diyakini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan akan membantu menjaga berat badan ideal serta mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan pola makan yang buruk.

3. Sesuaikan jam dan aktivitas olahraga agar tetap bugar selama berpuasa

Ilustrasi olahraga. (pixabay.com/Gabin_Vallet)
Ilustrasi olahraga. (pixabay.com/Gabin_Vallet)

Aktivitas olahraga selama berpuasa memerlukan penyesuaian waktu agar tidak membahayakan tubuh. Berdasarkan rekomendasi dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), terdapat tiga waktu yang ideal untuk berolahraga saat Ramadan.

Pertama, olahraga dapat dilakukan sebelum waktu berpuasa dimulai atau sebelum fajar. Kedua, olahraga bisa dilakukan setelah berbuka puasa ketika tubuh sudah mendapatkan asupan energi. Ketiga, olahraga juga bisa dilakukan menjelang waktu sahur.

Jenis olahraga yang dianjurkan pun sebaiknya bersifat ringan seperti jalan kaki, yoga, bersepeda, joging, atau stretching. Hal ini penting karena tubuh dalam kondisi tidak terhidrasi dengan baik sepanjang hari, sehingga olahraga berat justru berisiko menyebabkan kelelahan ekstrem dan dehidrasi.

Pemilihan waktu dan intensitas olahraga yang tepat akan membantu menjaga kebugaran tanpa mengganggu ibadah puasa.

4. Konsumsi air dalam jumlah yang cukup, minimal 8 liter sehari

ilustrasi air putih
ilustrasi air putih (pexels.com/ellehughes)

Tak hanya itu, pemenuhan kebutuhan cairan tubuh menjadi tantangan tersendiri saat berpuasa karena waktu minum yang terbatas. Kekurangan cairan dapat berdampak serius seperti sakit kepala migrain dan gejala lain yang membuat tubuh tidak fit.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, rata-rata orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 2–3 liter atau setara dengan sekitar 8 gelas air putih setiap hari, untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Agar kebutuhan cairan terpenuhi selama Ramadan, pola minum perlu diatur dengan baik antara waktu berbuka hingga sahur. Air putih sebaiknya dikonsumsi secara bertahap, misalnya dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Dengan cara ini, tubuh tetap terhidrasi meskipun tidak minum selama kurang lebih 13–14 jam di siang hari.

Selain itu, penting untuk menghindari jenis minuman yang dapat memicu dehidrasi seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Dengan memilih air putih sebagai minuman utama, tubuh akan terhindar dari risiko dehidrasi dan tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.

5. Jaga silaturahmi dengan orang terdekat

ilustrasi silaturahmi Lebaran (freepik.com/freepik)
ilustrasi silaturahmi Lebaran (freepik.com/freepik)

Menjaga hubungan baik atau silaturahim dengan orang-orang terdekat selama Ramadan memiliki dampak positif tidak hanya secara spiritual, tetapi juga bagi kesehatan mental.

Interaksi sosial yang terjaga dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan suasana hati atau mood. Kondisi mental yang baik akan berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan, sehingga ibadah puasa pun dapat dijalani dengan lebih ringan dan penuh semangat.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Truk Kebersihan Lumpuh, Kota Havana Kuba Banjir Sampah

19 Feb 2026, 06:09 WIBNews