Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banyak Parpol Gabung PSI, Jokowi Effect-Politik Kerja Jadi Daya Tarik

Banyak Parpol Gabung PSI, Jokowi Effect-Politik Kerja Jadi Daya Tarik
Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo saat memberikan sambutan pada Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025). (YouTube/Partai Solidaritas Indonesia)
Intinya sih...
  • PSI disebut mau kerja serta lebih segar, terbuka, dan relevan: Daya tarik utama PSI adalah karena dianggap lebih segar, terbuka, dan relevan dengan tantangan saat ini.
  • PSI tanggapi soal Jokowi effect: Sosok Presiden Joko Widodo menjadi alasan kader lain bergabung karena semangat kerja yang nyata dan membumi.
  • PSI buka selebar-lebarnya jika ada yang mau gabung: Partai berlambang gajah ini membuka pintu lebar bagi siapa pun yang ingin berpolitik dengan cara baru.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (Jubir PSI), Faldo Maldini menanggapi soal fenomena banyaknya kader partai politik (parpol) lain pindah haluan dengan bergabung ke PSI. Menurutnya, bergabungnya kader parpol lain bukan merupakan sebuah kebetulan.

"Fenomena banyak kader dari partai lain yang melirik PSI itu bukan kebetulan," kata dia saat dihubungi IDN Times, Rabu (28/1/2026).

1. PSI disebut mau kerja serta lebih segar, terbuka, dan relevan

Banyak Parpol Gabung PSI, Jokowi Effect-Politik Kerja Jadi Daya Tarik
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep berpidato pada penutupan Kongres PSI di Solo, Minggu (20/7/2025). (IDN Times/Larasati Rey)

Faldo mengatakan, daya tarik utama PSI sehingga membuat kader parpol lain tertarik ialah karena dianggap lebih segar, terbuka, dan relevan dengan tantangan saat ini.

"PSI hari ini bukan sekadar partai, tapi ruang baru bagi politik yang mau kerja, bukan sekadar bicara. Banyak orang merasa PSI lebih segar, lebih terbuka, dan lebih relevan dengan tantangan generasi sekarang," ujarnya.

2. PSI tanggapi soal Jokowi effect

Banyak Parpol Gabung PSI, Jokowi Effect-Politik Kerja Jadi Daya Tarik
Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo saat memberikan sambutan pada Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7/2025). (YouTube/Partai Solidaritas Indonesia)

Faldo pun tak memungkiri, sosok Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo jadi alasan lain kader lain bergabung. Ia menilai, selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi telah membuktikan bahwa politik adalah hal yang sederhana, yakni hanya berkaitan dengan kerja, hasil, dan keberanian mengambil keputusan.

"Semangat itu nyambung dengan DNA PSI, sehingga muncul apa yang orang sebut Jokowi effect. Tapi bagi PSI, efek itu bukan soal figur, melainkan soal gaya kerja yang nyata dan membumi," tuturnya.

3. PSI buka selebar-lebarnya jika ada yang mau gabung

Banyak Parpol Gabung PSI, Jokowi Effect-Politik Kerja Jadi Daya Tarik
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (Jubir PSI), Faldo Maldini (Instagram/Faldo Maldini)

Oleh sebab itu, partai berlambang gajah ini dipastikan membuka pintu lebar jika ada pihak yang mau bergabung. Faldo mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya kritis, namun perlu kerja bersama terlibat aktif dalam panggung politik.

"Karena itu PSI membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin berpolitik dengan cara baru. Kami mengajak anak muda, profesional, aktivis, pelaku usaha, dan tokoh daerah untuk tidak hanya mengkritik, tapi ikut bekerja bersama PSI. Politik ke depan tidak cukup ditonton, tapi harus dikerjakan bersama," ujar dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More

Rumor Kudeta Berujung 2 Jenderal Dicopot, Militer China Terguncang

28 Jan 2026, 21:41 WIBNews