Selain Jateng, PSI Targetkan Bali Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029

- Kaesang Pangarep memerintahkan persiapan verifikasi parpol peserta Pemilu 2029
- Popularitas Jokowi di Bali akan memperkuat suara PSI
- Ketua DPW PSI Bali diisi politisi senior I Wayan Suyasa
Jakarta, IDN Times - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku optimististis bisa meraup suara besar pada Pemilu 2029 mendatang. Direktorat Hukum dan HAM DPP PSI, Kamaruddin mengatakan, partainya menargetkan Bali jadi salah satu lumbung suara. Ia pun menyebut, Bali akan jadi basis suara PSI setelah Jawa Tengah (Jateng).
"Di bawah pimpinan mas Kaesang Pangarep, PSI menargetkan Bali sebagai salah satu kandang gajah (basis suara utama) setelah Jawa Tengah, yang memicu peningkatan konsolidasi di seluruh kabupaten se-Bali," kata dia kepada IDN Times, Selasa (27/1/2026).
1. Kaesang minta anak buahnya mempersiapkan verifikasi parpol peserta Pemilu 2029

Kamaruddin menjelaskan, struktural PSI di daerah sudah lengkap. Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, memerintahkan agar mempersiapkan diri untuk mengikuti verifikasi partai politik peserta Pemilu 2029.
"Saat ini struktur PSI lengkap, dari DPW, DPD, DPC dan saat ini lagi melakukan pembangunan struktur DPRT/desa. Mas Ketum Kaesang sudah menginstruksikan untuk persiapan verifikasi dan pemenangan Pemilu 2029, PSI harus memperkuat struktur sampai ke TPS," ungkapnya.
2. Basis politik Jokowi di Bali sangat kuat

Kamaruddin menilai, faktor utama suara PSI di Bali akan menguat karena dipengaruhi sosok Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo. Ia menyebut, popularitas Jokowi sangat tinggi di Bali. Pada gelaran Pilpres 2014 dan 2019 lalu, tren suara Jokowi di Bali mengalami peningkatan pesat.
"PSI Identik dengan Pak Jokowi, basis politik Pak Jokowi di Bali sangat kuat, Pak Jokowi saat ini menjadi tokoh yang sangat populer dan populis di kalangan masyatakat Bali, hal tersebut bisa meraup jangkuan elektoral di Bali. Di kalangan masyarakat dan tokoh-tokoh lokal di Bali, Pak Jokowi masih sangat dikagumi secara emosional. Pada Pilpres 2014-2019, Pak Jokowi memperoleh suara di Provinsi Bali sebesar 1,5 juta (71,42 persen) pada Pilpres 2014 dan 2,4 juta ( 91,68 persen) pada Pilpres 2019," ungkap dia.
3. Ketua DPW PSI Bali diisi politisi senior

Terlebih, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Bali saat ini diketuai oleh politisi senior yakni I Wayan Suyasa. PSI meyakini, penambahan kekuatan ini mampu mendongkrak elektoral pada Pemilu 2029.
"Saat ini, komando DPW PSI baru dengan basis massa sangat kuat dikalangan masyarakat Bali. Penunjukan I Wayan Suyasa sebagai Ketua DPW PSI Bali (periode 2025-2030) yang merupakan eks tokoh Partai Golkar, membawa pengaruh besar dan basis massa baru ke dalam tubuh PSI. Ketua Bali DPW Bali yang baru dapat memperluas jangkau elektoral PSI pada Pemilu 2029," tutur dia.

















