Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BNN Tangkap Bos Gendut, Gembong Narkoba Kampung Bahari
Ilustrasi borgol (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

  • BNN menangkap buronan narkoba MR alias Bos Gendut di salon kecantikan Mangga Besar pada 12 Agustus 2026, setelah membuntutinya dari Kampung Bahari.
  • MR diduga terkait kepemilikan 98 kilogram sabu, senjata api, dan emas batangan; BNN menyita Rp1,277 miliar serta aset sekitar Rp39,950 miliar melalui pengembangan TPPU.
  • Pengembangan kasus memicu penggerebekan gabungan BNN-Polda Metro Jaya di Kampung Bahari, menyita narkotika, senjata, amunisi, uang, ponsel, dan mobil; seorang polisi terluka akibat perlawanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?
Vote Now
7 November 2025

MR atau bos gendut menjadi buronan terkait kasus narkoba.

Rabu (12/8/2026) malam

BNN menangkap MR di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat, setelah membuntutinya dari Kampung Bahari.

pagi tadi

BNN bersama Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Bahari berdasarkan informasi dari pemeriksaan MR. Sejumlah barang bukti disita dan dua orang diamankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?
Vote Now
  • What?
    BNN menangkap MR atau bos gendut, lalu menggerebek Kampung Bahari dan menyita sejumlah barang bukti.
  • Who?
    BNN, MR atau bos gendut, Polda Metro Jaya, loyalis MR, serta dua orang yang diamankan terlibat dalam rangkaian operasi.
  • Where?
    MR ditangkap di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat. Penggerebekan dilakukan di Kampung Bahari.
  • When?
    Penangkapan MR terjadi pada Rabu (12/8/2026) malam. Penggerebekan Kampung Bahari dilakukan pada pagi tadi.
  • Why?
    MR merupakan buronan terkait kasus narkoba pada 7 November 2025. Pemeriksaannya mengungkap adanya beberapa orang dalam jaringannya.
  • How?
    Petugas membuntuti MR dari Kampung Bahari ke Mangga Besar. Informasi pemeriksaan kemudian dikembangkan BNN bersama Polda Metro Jaya untuk operasi penggerebekan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?
Vote Now

BNN menangkap MR, yang disebut bos gendut, di salon kecantikan di Mangga Besar. Petugas mengikuti dia dari Kampung Bahari. Setelah itu, BNN dan Polda Metro Jaya datang ke Kampung Bahari. Mereka mengambil ganja atau gorilla, uang, senjata api, samurai, peluru, handphone, dan mobil. Dua orang diamankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?
Vote Now

Pengembangan pemeriksaan terhadap MR memungkinkan BNN dan Polda Metro Jaya menindaklanjuti informasi mengenai jaringan di Kampung Bahari. Operasi itu menghasilkan penyitaan sejumlah barang bukti. Pengembangan TPPU juga mencatat penyitaan uang tunai Rp1,277 miliar serta beberapa aset yang telah dihitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar dalam pengembangan kasus ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Badan Narkotika Nasional (BNN) mencokok gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias Bos Gendut. Buronan kelas atas ini ditangkap di sebuah salon kecantikan kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, Rabu (12/8/2026) malam.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, menyebut petugas membuntuti pelaku sejak keluar dari Kampung Bahari. Penangkapan Bos Gendut langsung membuka tabir jaringan narkoba lintas wilayah di Jakarta.

"Kami menangkap yang bersangkutan di salon kecantikan bersama seorang rekannya. Saat ini keduanya sudah diamankan di BNN," ujar Roy kepada wartawan, Kamis (13/8).

Roy menjelaskan, MR merupakan buronan kasus kepemilikan 98 kilogram sabu, senjata api, hingga emas batangan sejak 7 November 2025. Selama ini, Bos Gendut menjadi figur utama peredaran barang haram yang bercokol di Kampung Bahari.

Penyidikan BNN tak berhenti pada tindak pidana asal. Petugas langsung menjerat pelaku dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk memiskinan jaringan narkoba tersebut.

"Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, terhadap bos gendut atau MR tersebut, kita sudah bisa mengembangkan TPPU-nya, yang sudah berhasil kita sita. Ada uang cash sebesar Rp1,277 miliar, kemudian dikembangkan dalam beberapa aset yang sudah kita hitung kurang lebih sebesar Rp39,950 miliar," tutur dia.

Hasil pemeriksaan terhadap MR langsung ditindaklanjuti BNN bersama Polda Metro Jaya. Petugas menggelar penggerebekan skala besar di Kampung Bahari pada Kamis (13/8) pagi.

Operasi gabungan tersebut membuahkan hasil signifikan. Petugas menyita ganja, sintetis gorilla, uang tunai, senjata api, amunisi, samurai, belasan telepon seluler, hingga unit mobil operasional.

Penggerebekan sempat memanas akibat perlawanan dari para loyalis MR di lokasi. Anggota kepolisian bahkan menjadi korban kekerasan saat mengamankan area.

"Ada perlawanan dari beberapa loyalis dari MR. Termasuk orang-orang yang bercokol di Kampung Bahari. Sehingga ada salah satu dari anggota kami, anggota Polri, yang terluka di bagian bawah mata," tutur dia.

"Itu kira-kira perlawanan yang diberikan oleh rekan-rekan atau loyalis dari yang bersangkutan terhadap kami sehingga kami berhasil menangkap dua orang yang diamankan, termasuk juga salah satunya yang sudah kita lebih dahulu tangkap atas nama bos G," lanjutnya.

Ikuti perkembangan kasus Kampung Bahari

Apakah kamu mengikuti perkembangan kasus Kampung Bahari?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article