Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Israel Copot Status Diplomatik Semua Diplomat Jerman di Ramallah

2 min read
Israel Copot Status Diplomatik Semua Diplomat Jerman di Ramallah
potret Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar (commons.wikimedia.org/DedaSasha)
  • Israel mencopot status diplomatik semua diplomat Jerman yang mewakili Belanda di Ramallah, sebagai balasan atas sanksi Jerman terhadap impor dari permukiman Israel di Tepi Barat.
  • Diplomat Jerman diberi waktu tujuh hari untuk mengembalikan dokumen kredensial diplomatik. Pemerintah Jerman belum memberikan respons atas keputusan Israel tersebut.
  • Ketegangan Israel-Jerman meningkat setelah larangan sebelumnya terhadap diplomat Jerman di Gaza, sementara Israel juga menutup Konsulat Inggris terkait pembatasan impor dari permukiman Israel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Israel mengatakan telah mencopot status diplomatik semua diplomat Jerman yang mewakili Belanda di Ramallah, Palestina. Keputusan ini diambil untuk membalas tindakan Jerman usai memberikan sanksi terhadap barang-barang impor yang datang dari pemukiman Israel di Tepi Barat.

"Negara mana pun yang bertindak secara bermusuhan dan sepihak terhadap Israel akan kehilangan pengaruh dan relevansinya di kawasan itu," kata Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, dalam sebuah unggahan di media sosial X, Minggu (27/9/2026), seperti dilansir The New Arab.

  1. 1. Israel memberi waktu tujuh hari ke diplomat Jerman untuk mengembalikan dokumen diplomatik

    Jam berada di atas meja.
    ilustrasi batas waktu (pexels.com/Aphiwat chuangchoem)

    Saar mengatakan, pihaknya sudah memberi waktu selama tujuh hari ke semua diplomat Jerman yang bertugas di Ramallah. Dalam tenggat waktu tersebut, diplomat-diplomat itu diwajibkan untuk segera mengembalikan dokumen kredensial diplomatik yang sebelumnya sudah dirilis Israel agar mereka bisa bertugas di Ramallah.

    Hingga saat ini, Pemerintah Jerman belum merespons pencopotan status diplomatik diplomatnya oleh Israel. Sejumlah media sudah berupaya menghubungi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jerman untuk menanyakan hal ini. Namun, mereka selalu menolak untuk memberikan tanggapan lebih lanjut.

  2. 2. Israel juga pernah melarang diplomat Jerman bertugas pada Agustus lalu

    Bendera Jerman sedang berkibar.
    potret bendera Jerman (pexels.com/Claudio Mota)

    Pada Agustus lalu, Israel juga pernah memberikan larangan bertugas untuk diplomat Jerman yang ditempatkan di pusat koordinasi Amerika Serikat (AS) di Gaza. Ketika itu, Kemlu Israel mengatakan, keputusan tersebut diambil karena diplomat Jerman sudah melakukan "Aksi anti-Israel". Namun, mereka tidak merinci aksi seperti apa yang dimaksud.

    Aksi ini lantas membuat hubungan Israel dan Jerman semakin merenggang. Apalagi, para diplomat Jerman kini juga semakin vokal mengecam agresi Tel Aviv di Gaza di forum-forum internasional.

  3. 3. Israel menutup Konsulat Inggris di Yerusalem Timur

    Bendera Inggris sedang berkibar.
    potret bendera Inggris (pexels.com/Shola Pixel)

    Masih pada Agustus, Israel juga menutup layanan Konsulat Inggris yang ada di Yerusalem Timur. Langkah ini dilakukan karena Inggris melarang barang-barang impor yang diproduksi oleh para pemukim Israel di Tepi Barat untuk masuk ke wilayahnya.

    Selain Inggris dan Jerman, sejumlah negara lainnya, termasuk Prancis dan Kanada, juga sudah memberikan larangan dan sanksi serupa terhadap barang impor dari pemukim Israel yang tinggal di Tepi Barat. Sanksi ini ditetapkan sebagai balasan karena pemukim Israel kerap melakukan pemberontakan terhadap warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More