Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BPK Sebut BSSN Raih WTP, Tuntaskan Seluruh Rekomendasi Audit
Kantor Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) yang berada di kawasan Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. (IDN Times/Dicky)
  • BSSN meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025 dan menuntaskan seluruh rekomendasi audit BPK RI.
  • BPK mencatat BSSN sebagai kementerian/lembaga tercepat dalam menyampaikan laporan keuangan.
  • Meski mendapat WTP, BPK masih menemukan catatan terkait aset dan kelebihan pembayaran pada sejumlah paket belanja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?
Vote Now
Tahun 2025

BSSN meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025. BSSN juga disebut turut berkontribusi dalam peningkatan Global Cybersecurity Index Indonesia tahun 2025.

Kamis (13/8/2026)

Nyoman Adhi Suryadnyana menyampaikan keterangan mengenai capaian WTP BSSN, rekomendasi audit, dan catatan BPK.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?
Vote Now
  • What?
    BSSN meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025 dan menuntaskan seluruh rekomendasi hasil audit BPK RI.
  • Who?
    Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Pemeriksa Keuangan RI, dan Anggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Laporan Keuangan Tahun 2025; keterangan Nyoman disampaikan Kamis (13/8/2026).
  • Why?
    Opini WTP diberikan karena laporan keuangan BSSN disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai SAP.
  • How?
    BSSN menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara tuntas, sementara BPK merekomendasikan inventarisasi aset dan penyetoran kelebihan pembayaran ke kas negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?
Vote Now

BSSN mendapat nilai WTP untuk laporan keuangan tahun 2025. BPK bilang BSSN cepat menyerahkan laporannya dan sudah menyelesaikan semua rekomendasi audit. Tetapi, BPK masih menemukan catatan tentang aset dan kelebihan pembayaran. BSSN juga didorong untuk terus memperbaiki cara mengelola keuangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?
Vote Now

Capaian WTP dan penyelesaian seluruh rekomendasi audit menunjukkan adanya komitmen BSSN terhadap tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berkinerja. Penyampaian laporan keuangan yang cepat juga menjadi bagian dari capaian tersebut. Catatan BPK tetap membuka ruang perbaikan pada pengelolaan aset, pemanfaatan perangkat lunak, serta pengendalian intern.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025 sekaligus menuntaskan seluruh rekomendasi hasil audit yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Anggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana menyampaikan, BSSN tercatat sebagai kementerian/lembaga yang tercepat dalam menyampaikan laporan keuangannya. Ini sekaligus mencerminkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan berkinerja.

Menurut Nyoman, keberhasilan BSSN bukan hanya tercermin dari opini WTP yang kembali diraih, tetapi juga dari komitmen menyelesaikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan secara tuntas. Capaian tersebut menunjukkan budaya tata kelola yang semakin kuat sekaligus menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lainnya.

"BSSN juga telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK secara tuntas, menjadikan BSSN sebagai contoh lembaga pemerintah yang responsif dan bertanggung jawab. Selain itu, BSSN turut berkontribusi dalam peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI) Indonesia tahun 2025," ujar Nyoman dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

1. Laporan keuangan BSSN sesuai standar akuntansi pemerintah

Pelaksana Tugas (Plt) Anggota IV BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana. (Dok. BPK RI).

Opini WTP menunjukkan bahwa laporan keuangan BSSN telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Kendati demikian, Nyoman menyampaikan, berbagai capaian BSSN harus menjadi fondasi untuk terus memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pengelolaan keuangan negara sehingga mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

"Capaian positif ini hendaknya menjadi fondasi untuk terus meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pengelolaan keuangan negara demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan negara," kata dia.

2. BPK masih temukan berbagai catatan di BSSN

Gedung BPK RI. (IDN Times/Rochmanudin)

Di samping itu, BPK masih menemukan catatan di BSSN meskipun mendapatkan Opini WTP. BPK menemukan masih terdapat penataan dan optimalisasi pemanfaatan aset tetap, penyempurnaan pengelolaan aset tidak berwujud, dan penyelesaian kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada sejumlah paket belanja barang dan belanja modal mengakibatkan kelebihan pembayaran.

BPK merekomendasikan inventarisasi aset secara menyeluruh, optimalisasi pemanfaatan perangkat lunak, serta penyetoran kelebihan pembayaran ke kas negara sesuai ketentuan.

3. BPK ingatkan opini WTP bukan tujuan akhir

Penampakan Gedung BPK Jateng. IDN Times/Fariz Fardianto

BPK juga mendorong BSSN untuk memperkuat transformasi tata kelola melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta pengembangan Government 5.0.

Nyoman mendorong adanya penerapan model pemerintahan yang mengintegrasikan akal imitasi (AI), analisis data, dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Terakhir, ia menegaskan, opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses perbaikan berkelanjutan untuk memperkuat sistem pengendalian intern dan kualitas tata kelola pemerintahan.

"Audit tidak hanya menilai kepatuhan masa lalu, tetapi juga mengawal terwujudnya masa depan yang semakin baik. Kami berharap seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara konsisten sehingga mampu memperkuat sistem pengendalian intern, meningkatkan efektivitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Nyoman.

Pilih fokus utama setelah BSSN meraih WTP

Mana yang lebih perlu jadi perhatian setelah BSSN meraih WTP?

See More
Mempertahankan capaian WTP
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Menindaklanjuti catatan aset

Curated For You

Editorial Team

Related Article