Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

DPR Minta Ombudsman Lapor Prabowo soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

3 min read
DPR Minta Ombudsman Lapor Prabowo soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf tegaskan sidak ombudsman sesuai tupoksinya. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Dede Yusuf menilai inspeksi Ombudsman ke Lapas Cibinong sesuai fungsi pengawasan pelayanan publik.

  • Imipas didorong segera memberikan klarifikasi terbuka mengenai temuan dan fungsi gedung-gedung di lapas.

  • Yusril meminta temuan fasilitas berstandar apartemen dibuktikan melalui pemeriksaan fakta secara langsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf menegaskan, inspeksi dadakan (inspeksi) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan hal wajar karena sesuai tugas, pokok, dan fungsinya (tupoksi) secara kelembagaan. Ia meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengklarifikasi.

Dede menegaskan, tugas Ombudsman untuk melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, bukan sengaja mencari kesalahan orang. Karena itu, ia menilai sidak Ombdusman RI tidak perlu dihalang-halangi karena telah sesuai undang-undang.

"Jadi menurut saya, Imipas harus segera melakukan klarifikasi, lakukan pertemuan antarlembaga pemerintah," kata Dede Yusuf kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

  1. 1. Kementerian Imipas jangan menutup mata soal temuan Ombdusman

    Wakil Ketua DPR RI Dede Yusuf bicara sikap politik SBY terkait pilkada tidak langsung.
    Wakil Ketua DPR RI Dede Yusuf bicara sikap politik SBY terkait pilkada tidak langsung. (IDN Times/Amir Faisol).

    Politikus Demokrat itu mendorong Kementerian Imipas untuk menindaklanjuti temuan Ombudsman. Jangan sampai Imipas justru menutup mata dengan temuan tersebut.

    Di era media sosial ini, informasi sangat mudah tersebar sehingga perlu ada klarifikasi secara terbuka dari Kementerian Imipas mengenai fungsi gedung-gedung mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong.

    "Pasti. Karena di era media sosial saat ini, siapa pun bisa menemukan kok, bukan hanya Ombudsman. Siapa pun tinggal memvideokan, selesai sudah barang. Tapi kalau dijelaskan, diklarifikasi untuk apa, pembiayaan pembangunannya dari mana, gitu," kata dia.

    "Jika memang ada bangunan dan digunakan untuk kepentingan yang penting dalam konteks hal-hal yang katakanlah untuk urusan kedinasan, dibuka saja. Gitu, kan kecurigaan kita kan seolah-olah ada apa di sana. Jadi menurut saya, transparansi saja," imbuhnya lagi.

  2. 2. Dorong Ombudsman lapor ke Prabowo soal temuan di Lapas Cibinong

    Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf minta pemerintah carikan solusi bagi CPNS yang resign dari perusahaan sebelumnya. (IDN Times/Amir Faisol)
    Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf minta pemerintah carikan solusi bagi CPNS yang resign dari perusahaan sebelumnya. (IDN Times/Amir Faisol)

    Dede juga mendorong Ombudsman untuk melaporkan langsung temuan tersebut ke Presiden Prabowo Subianto secara hirarki kelembagaan Ombudsman bertanggungjawab langsung terhadap presiden.

    "Karena yang disidak Ombudsman kan banyak sekali. Menurut saya, pertama yang harus dilakukan oleh Ombudsman, melapor kepada Presiden. Karena Ombudsman kan di bawah Presiden," kata dia.

    Dede juga menilai, langkah Ombudsman dengan mengevaluasi pelayanan publik sudah tepat. Karena itu, ia mendorong temuan itu dilaporkan ke presiden.

    "Kalau dalam konteks ini saya mengatakan Ombudsman melaksanakan tugasnya, gitu loh. Jadi silakan saja nanti dengan melaporkan kepada Presiden," kata Waketum Demokrat itu.

  3. 3. Yusril minta Ombudsman terbuka soal temuan fasilitas mewah di Lapas Cibinong

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra saat konferensi pers di Jakar
    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/9/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra meminta temuan Ombudsman RI terkait fasilitas yang disebut berstandar apartemen di Lapas Cibinong dibuktikan secara terbuka. Ombudsman juga diminta mengklarifikasi jika temuannya dinilai tidak sesuai kondisi sebenarnya.

    “Seandainya temuan Ombudsman itu tidak benar, atau mereka salah persepsi, ya kami persilakan mereka melakukan klarifikasi secara terbuka,” ujarnya, Kamis (24/9/2026).

    Yusril mengatakan, persoalan tersebut harus diselesaikan dengan melihat fakta secara langsung agar dugaan yang berkembang tidak menjadi tuduhan tanpa dasar. Karena itu, dia meminta media datang langsung ke Lapas Cibinong.

    “Jangan ada dusta di antara kita. Tapi jangan pula ada fitnah di antara kita,” kata Yusril.

    Dia kembali mempersilakan media memeriksa kondisi fasilitas yang menjadi sorotan Ombudsman. “Sebagai sesama abdi negara, mari kita saling terbuka. Itu sebabnya, silakan media datang ke LP Cibinong dan lihat semua fakta yang ada di sana dan beberkan secara terbuka apa yang ada di sana,” kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More