Pantauan IDN Times di lokasi, massa masih menolak dibubarkan hingga pukul 20.20 WIB. Mereka juga masih melakukan perlawanan dengan melempar batu ke arah polisi yang berupaya memukul mundur. Terlihat pula kepulan asap dari api sampah yang dibakar oleh massa.
Dua KRL Rangkasbitung Tertahan di Stasiun Tanah Abang Imbas Demo

- Dua perjalanan Commuter Line Rangkasbitung, nomor 1766D dan 1768D, tertahan di Stasiun Tanah Abang pada Kamis malam.
- Gangguan terjadi akibat kerumunan warga di sekitar JPL 41 pada lintas Stasiun Tanah Abang-Palmerah.
- Hingga pukul 19.00 WIB, kereta menuju Tanah Abang hanya sampai Palmerah lalu kembali ke arah Serpong atau Rangkasbitung.
Jakarta, IDN Times - Dua perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tertahan di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam. Kondisi ini terjadi imbas adanya kerumunan warga di sekitar jalur rel, tepatnya di JPL 41 lintas Stasiun Tanah Abang-Palmerah.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan, hingga pukul 19.00 WIB, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung dari Stasiun Tanah Abang belum dapat diberangkatkan menuju Stasiun Parung Panjang maupun Rangkasbitung.
Dua perjalanan yang terdampak yakni commuter line nomor 1766D relasi Tanah Abang-Parung Panjang dan nomor 1768D relasi Tanah Abang-Rangkasbitung.
"Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line sebaliknya, tujuan Rangkasbitung masih tertahan di Stasiun Tanah Abang, dan menunggu aman di JPL 41," kata Leza dalam keterangannya, Kamis.
Sementara itu, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tujuan Tanah Abang untuk sementara hanya sampai Stasiun Palmerah. Kereta kemudian kembali menuju Serpong/Rangkasbitung.
Pada Kamis, aksi demonstrasi terjadi di depan Gedung DPR dari berbagai elemen masyarakat. Massa yang menggelar demo di Gedung DPR masih bertahan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026) malam.
















