Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Indonesia Akan Olah Sampah Jadi Pasir untuk Bahan Pembuatan Trotoar

Mendiktisaintek Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya sih...
  • Akan percepat teknologi pengelolaan sampah Menurutnya, Indonesia memiliki teknologi pengolahan sampah secara mikro di tingkat kelurahan. Presiden Prabowo meminta agar teknologi itu ditingkatkan.
  • Pengolahan sampah jadi pasir untuk membuat trotoar Mesin pengolahan sampah bisa mengubah sampah menjadi pasir untuk keperluan pembuatan trotoar.
  • Memiliki kapasitas 10 ton per hari Mesin pengolahan sampah menjadi pasir akan memiliki kapasitas 10 ton per hari untuk menangani sampah di kelurahan atau desa.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan teknologi sampah terus ditingkatkan. Brian menyebut, sejumlah kampus juga sudah membuat teknologi untuk pengolahan sampah.

"Jadi, salah satu yang dibahas pada rapat tadi adalah terkait dengan penanganan sampah ya. Jadi Bapak Presiden memberikan arahan selain tentu waste to energy yang tetap terus berjalan, beberapa teknologi pengolahan sampah skala mikro yang memang sudah dikembangkan di beberapa kampus tadi diminta oleh Bapak Presiden untuk dilakukan percepatan," ujar Brian di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/2/2026).

1. Akan percepat teknologi pengelolaan sampah

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat peluncuran Program Diktisaintek Berdampak di Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Youtube/@kemdiktisaintek)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto saat peluncuran Program Diktisaintek Berdampak di Jakarta, Jumat (2/5/2025). (Youtube/@kemdiktisaintek)

Menurutnya, saat ini Indonesia memiliki teknologi pengolahan sampah secara mikro di tingkat kelurahan. Presiden Prabowo juga meminta agar teknologi itu ditingkatkan.

"Jadi ada beberapa teknologi yang sudah berjalan dikembangkan oleh beberapa kampus. Ini kita akan percepat, kita akan uji coba sehingga nanti pengolahan sampah selain yang waste to energy juga akan ada penanganan sampah skala mikro," ucap dia.

2. Pengolahan sampah jadi pasir untuk membuat trotoar

Mendiktisaintek Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menurutnya, mesin pengolahan sampah itu nantinya bisa mengubah sampah menjadi pasir. Sehingga bisa digunakan untuk keperluan pembuatan trotoar.

"Kalau yang ini tidak menghasilkan listrik. Jadi ini hanya untuk menangani sampah menjadi pasir atau debu yang nanti bisa dipakai untuk mencampur, dicampur pasir untuk trotoar, untuk semen dan sebagainya," kata dia.

3. Memiliki kapasitas 10 ton per hari

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Brian menyampaikan, mesin pengolahan sampah menjadi pasir itu nantinya memiliki kapasitas 10 ton per hari.

"Kira-kira 10 ton per hari ya kira-kira. Jadi sampah di kelurahan, di desa itu kira-kira besarannya 10 ton per hari, itu yang akan coba kita atasi," imbuhnya.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More

Jasad Bayi di Bekasi Ditemukan di Aliran Kali

11 Feb 2026, 21:24 WIBNews