Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ghislaine Maxwell kembali Bungkam saat Deposisi DPR AS, Isu Grasi Trump Mencuat

Ghislain Maxwell
Ghislain Maxwell (Departemen Kehakiman AS/Epstein Files/EFTA00003555)
Intinya sih...
  • Ghislaine Maxwell menolak menjawab pertanyaan DPR AS, memicu kritik tajam dari beberapa anggota parlemen.
  • Kuasa hukum Maxwell menyatakan kliennya hanya akan memberikan kesaksian penuh jika diberikan grasi atau pengampunan dari Presiden Donald Trump.
  • Amandemen Kelima memberi perlindungan hukum kepada seseorang dalam proses pidana, termasuk hak untuk tidak memberikan keterangan yang bisa memberatkan diri sendiri.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TImes - Ghislaine Maxwell, yang dipenjara 20 tahun karena perannya dalam skema perdagangan seks bersama Jeffrey Epstein, menolak memberikan jawaban substantif ketika diinterogasi oleh Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintahan DPR AS pada hari Senin (9/2/2026).

Keputusan itu disampaikan melalui virtual deposition dari fasilitas penjara federal di Texas, di mana ia muncul secara tertutup dan berulang kali mengutip haknya berdasarkan Amandemen Kelima Konstitusi AS untuk tidak menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anggota komite.

1. Diam meskipun disidang oleh DPR

Ghislain Maxwell
Ghislain Maxwell (Departemen Kehakiman AS/Epstein Files/EFTA00003709)

Maxwell sepenuhnya menghindari menjawab pertanyaan yang diajukan kepada dirinya oleh legislator. Dalam rekaman deposisi yang dirilis oleh Ketua Komite James Comer, terlihat Maxwell menyatakan berkali-kali bahwa atas saran penasihat hukumnya ia akan menginvokasi hak atas Amandemen Kelima untuk menolak menjawab.

Menurut laporan dari The American Bazaar, penolakan Maxwell terhadap pertanyaan tersebut memicu kritik tajam dari beberapa anggota parlemen, termasuk pernyataan bahwa ia “tidak mengatakan apa-apa tentang pria-pria yang telah memperkosa dan memperdagangkan perempuan dan anak perempuan.”

Laporan PBS NewsHour juga menyebut Maxwell secara konsisten menginvokasi hak tersebut sepanjang sesi deposisi tertutup, sehingga tidak ada keterangan substantif yang diberikan kepada komite.

2. Isu grasi dari Donald Trump

Presiden Donald Trump menyampaikan pidato pelantikan
Presiden Donald Trump menyampaikan pidato pelantikan (The Trump White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

Di luar persidangan itu sendiri, kuasa hukum Maxwell menegaskan bahwa kliennya “sangat ingin menjawab” pertanyaan, tetapi hanya akan mau memberikan kesaksian penuh jika diberikan grasi atau pengampunan dari Presiden Donald Trump. Dalam pernyataannya, pengacara itu mengatakan Maxwell mampu membuktikan bahwa tokoh-tokoh tertentu, termasuk Trump dan mantan Presiden Bill Clinton, “tidak bersalah atas pelanggaran apa pun yang diduga.”

Permintaan ini datang di tengah kritik dari beberapa anggota DPR yang menganggap usaha tersebut seperti upaya Maxwell untuk memanfaatkan deposisi demi mendapatkan penghentian hukum terhadap dirinya. Beberapa legislator memandang sikap ini sebagai cara untuk mendorong harapan atas pengampunan presiden, dilansir TIME.

Sorotan lain muncul terkait kemungkinan grasi presiden. Pengacara Maxwell menyatakan kliennya bersedia berbicara secara terbuka apabila mendapatkan pengampunan dari Presiden Donald Trump. Dalam pernyataan yang dikutip TIME, tim hukum Maxwell mengklaim ia siap memberikan kesaksian yang dapat membuktikan sejumlah tokoh politik tidak bersalah atas dugaan keterlibatan dalam kasus Epstein.

3. Apa itu amandemen kelima?

ilustrasi orang tidak mau berbicara
ilustrasi orang tidak mau berbicara (unsplash.com/@tinaflour)

Amandemen Kelima (Fifth Amendment) adalah bagian dari Konstitusi Amerika Serikat yang memberi sejumlah perlindungan hukum kepada seseorang dalam proses pidana. Yang paling sering dibahas adalah hak untuk tidak dipaksa memberikan keterangan yang bisa memberatkan diri sendiri. Ini dikenal dengan istilah right against self-incrimination. Seseorang berhak diam dan menolak menjawab pertanyaan jika jawabannya bisa digunakan untuk menuntutnya secara hukum.

Dalam konteks Ghislaine Maxwell, ketika ia “menginvokasi Amandemen Kelima”, itu berarti ia memilih tidak menjawab pertanyaan DPR karena khawatir jawabannya bisa berdampak hukum terhadap dirinya.

Deposisi Maxwell berlangsung berbarengan dengan dirilisnya jutaan dokumen terkait penyelidikan Epstein oleh Departemen Kehakiman AS. Sejumlah dokumen tersebut dilaporkan memuat referensi terhadap tokoh-tokoh politik, termasuk Trump, sehingga semakin memperbesar perhatian publik terhadap perkembangan terbaru kasus tersebut.

Dengan Maxwell tetap memilih bungkam, upaya DPR untuk menggali informasi tambahan dari lingkaran Epstein menghadapi hambatan signifikan. Di sisi lain, polemik soal kemungkinan grasi presiden berpotensi memperpanjang perdebatan politik yang sudah lama membayangi kasus besar tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More

Siswi SMA Jaktim Alami Pelecehan Verbal Guru Olahraga di Grup WA

11 Feb 2026, 19:10 WIBNews